Arus Publik

Samarinda Lolos Verifikasi, Pemprov Kaltim Ajukan SMA 16 Jadi Rintisan Sekolah Rakyat, Sekda: Doakan Agar Disetujui

Senin, 26 Mei 2025 23:15

KOLASE - Kolase Sekda Kaltim, Sri Wahyuni dan (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Kota Samarinda dipastikan menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dinyatakan lolos verifikasi usulan lokasi lahan Sekolah Rakyat 2025. 

Hal itu diungkap dalam surat resmi Kementerian Sosial RI bernomor 1471/1/PR.01.04/5/2025 yang diterima redaksi Arusbawah.co. 

Dari 71 usulan nasional di surat itu, hanya lahan di kawasan Stadion Palaran, milik Pemkot Samarinda, yang dinyatakan memenuhi syarat oleh Kementerian Pekerjaan Umum untuk dibangun gedung Sekolah Rakyat.

Sementara lahan milik Pemerintah Provinsi Kaltim Kaltim di Jl. Bukit Biru, Kelurahan Timbau, Kutai Kartanegara, dinyatakan belum disurvei. 

Hal itu berdasarkan data verifikasi tahap kedua oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum yang menyebut lokasi seluas 8,75 hektare itu belum disetujui. 

Padahal, lahan tersebut sebelumnya lebih dulu diusulkan ke Kemensos sebagai titik utama pembangunan sekolah rakyat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, akan mengusulkan ke Kemensos untuk rintisan Sekolah Rakyat di SMA 16 Samarinda, yang berada di Jalan Perjuangan, Samarinda Utara. 

"Kami akan usulkan ke Kementerian Sosial agar rintisan Sekolah Rakyat di kaltim dimulai di SMA 16. Rintisan artinya di sana sudah ada asrama ada bangunannya, bisa tampung 260 siswa. Doakan agar ini disetujui," ujar Sri saat ditemui awak media, pada, Senin (26/5/2025) 

Menurut Sri, alasan SMA 16 dipilih karena infrastruktur fisik dan bangunannya sudah ada dan dinilai memadai. 

Sementara itu lahan calon Sekolah Rakyat milik Pemprov Kaltim di Jl. Bukit Biru-Jahab, Kelurahan Timbau, Kukar, masih harus melalui proses pematangan dan belum bisa dibangun tahun ini.

"Pembangunan fisik di Kukar belum bisa tahun ini, karena lahannya belum siap. Rencananya mulai tahun depan," jelasnya.

Tag

MORE