“Derawan misalnya, keindahannya luar biasa dan sudah dikenal luas. Tapi akses menuju ke sana masih belum ideal. Ini PR besar kita bersama, di manatanpa infrastruktur yang memadai, potensi sebesar apa pun akan sulit berkembang,” ucapnya.
Sebagai mitra strategis pemerintah, Komisi III DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mendorong penganggaran dan perhatian serius dari Pemprov terhadap proyek-proyek infrastruktur wisata.
Subandi menegaskan bahwa dukungan politik dari legislatif sangat menentukan kelangsungan program strategis tersebut.
“Kami di DPRD tidak hanya berperan mengawasi, tapi juga siap menjadi penguat kebijakan yang berpihak pada kemajuan pariwisata. Pemerintah sudah punya komitmen, tinggal bagaimana pelaksanaannya kita kawal agar tepat sasaran,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat agar pembangunan infrastruktur bisa menyasar langsung titik-titik wisata unggulan di Kaltim dan membawa dampak ekonomi yang berkelanjutan.
“Kalimantan Timur harus berani bermimpi jadi destinasi wisata yang dibanggakan dunia. Dan itu dimulai dari membenahi fondasi dasarnya, yakni infrastruktur,” pungkas Subandi. (adv)
Tag



