Advertorial

Diskominfo Kaltim

Rudy Masud Dorong Desa Pela Jadi Gerbang Wisata Konservasi Penyangga IKN

Jumat, 4 Juli 2025 9:19

DI PERAHU - Gubernur Kaltim Rudy Masud bersama Menteri Lingkungan Hidup saat menaiki perahu menuju Desa Pela, Kukar/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud menekankan pentingnya peningkatan akses ke wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), terutama melalui jalur strategis Jonggon.

Jalur ini dinilai sangat vital karena hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat IKN dan berpotensi menjadi akses utama pengembangan kawasan wisata konservasi di Kukar.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudy saat mendampingi kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara. 

Desa Pela kini dikenal sebagai salah satu contoh keberhasilan desa wisata berbasis konservasi yang mengedepankan harmoni antara pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi masyarakat.

Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 98 kilometer dari IKN membuat desa ini sangat potensial sebagai destinasi unggulan penyangga ibu kota negara baru.

“Jika jalur Jonggon tersambung, kita tinggal 10 km lagi dari Desa Jonggon menuju IKN. Ini akan mempercepat konektivitas dan memperkuat posisi Kukar sebagai kawasan strategis,” ujar Rudy.

Selain menyoroti sektor pariwisata, Rudy juga menyampaikan progres pembangunan infrastruktur pemerintahan di kawasan IKN, termasuk rumah dinas, pendopo, dan kantor Wakil Presiden yang ditargetkan rampung pada akhir 2025.

Fasilitas ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pembangunan di sekitar IKN, termasuk kawasan Kutai Kartanegara.

Kemajuan lain yang disoroti Rudy adalah mulai beroperasinya Bandara VVIP IKN secara komersial sejak 12 Juni 2025. Ia menilai kehadiran bandara ini sebagai game changer yang mempermudah akses ke berbagai wilayah penyangga, termasuk Desa Pela.

“Kalau dulu kita harus bersusah payah untuk mencapai Kutai Kartanegara, sekarang tinggal menempuh 10 km dari pusat IKN, kita sudah masuk Kukar,” ungkap Rudy optimis.

Dengan sinergi antara infrastruktur, aksesibilitas, dan potensi wisata alam, Rudy berharap kawasan-kawasan seperti Desa Pela mampu tumbuh menjadi simpul penting dalam ekosistem penyangga IKN yang berkelanjutan. (adv)

Tag

MORE