ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengembangkan sektor kesehatan melalui pembangunan fasilitas publik yang strategis.
Saat ini, revitalisasi besar-besaran tengah dilakukan di RSUD Aji Muhammad Salehuddin II yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim I, Samarinda.
Rumah sakit yang kini berstatus kelas D direncanakan naik menjadi tipe B pada 2027 sebagai bagian dari program Jospol di bidang kesehatan.
Langkah ini menjadi prioritas pemerintah provinsi untuk memastikan warga ibu kota provinsi memperoleh layanan kesehatan lebih baik.
Dari total anggaran Rp497 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan dua rumah sakit, sekitar Rp200 miliar digunakan khusus untuk membangun ulang RSUD Aji Muhammad Salehuddin II agar setara dengan fasilitas kesehatan modern lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya memperbarui bangunan, tetapi juga meningkatkan standar pelayanan dan kapasitas rumah sakit.
“Nama rumah sakit tetap RSUD Aji Muhammad Salehuddin II. Kami menyiapkan sekitar Rp200 miliar agar fasilitas dan seluruh layanan di dalamnya benar-benar memenuhi standar rumah sakit kelas B,” jelas Jaya saat dikonfirmasi di Samarinda.
Dengan peningkatan status, rumah sakit Aji Muhammad Salehuddin II akan menghadirkan 24 layanan berbasis kompetensi.
Layanan tersebut mencakup pelayanan umum, penanganan jantung, unit hemodialisis, serta beragam layanan penunjang medis yang sebelumnya belum tersedia.
Pemerintah Provinsi yakin pengembangan ini akan membawa dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Samarinda.
Rumah sakit kelas B yang lebih modern diharapkan mampu memperluas akses warga terhadap layanan medis unggulan sekaligus mendukung pemerataan fasilitas kesehatan di seluruh Kalimantan Timur.
Selain meningkatkan kualitas layanan, revitalisasi ini mencerminkan komitmen Pemprov Kaltim terhadap pembangunan yang inklusif dan adil.
Hadirnya fasilitas medis modern ini memungkinkan masyarakat menerima layanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan profesional.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam menghadirkan rumah sakit yang mampu menjawab tuntutan medis di era modern sekaligus mendukung visi pembangunan kesehatan provinsi.
(ir/adv/diskominfokaltim)




