ARUSBAWAH.CO - Mahasiswa baru Universitas Mulawarman (Unmul) tahun 2025 dipastikan mendapatkan bantuan biaya pendidikan melalui program Gratispol Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Total anggaran Rp21 miliar disiapkan Pemprov Kaltim dan akan ditransfer ke rekening Unmul melalui Bankaltimtara.
Dana tersebut khusus untuk membebaskan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa baru, terutama jalur mandiri.
Rektor Unmul Pastikan Implementasi Gratispol UKT
Rektor Unmul, Abdunnur, menegaskan bahwa pihaknya sudah mengimplementasikan kebijakan itu sejak awal, meski pencairan dari Pemprov Kaltim belum dilakukan.
“Kita tentu mendukung program Gratispol. Salah satu dukangan itu adalah justru kita yang melakukan implementasinya dengan membebaskan biaya UKT eh bagi mahasiswa baru yang akan mendapatkan program Gratispol. Khususnya pada jalur mandiri ya. Karena memang jalur mandiri itu pada saat sudah ada referensi PKS antara Pemprov dengan Unmul sehingga kita bisa membebaskan,” ujarnya saat ditemui wartawan.
- Jumlah Guru Besar Unmul Tembus 93 Orang, 18 Dilantik Sekaligus – Ada yang Termuda!
- Hadir di Dies Natalis ke-63, Rektor Unmul Ucap Syukur Dapat Hibah Rp 127 Miliar dari Pemprov! Kejar Dana IsDB untuk Bangun RS
- Erau 2025 akan Digelar 9 Hari Penuh Tradisi Kukar, Deretan Festival Budaya Dunia Ini Berlangsung Lebih dari Sepekan
Skema Imbursement untuk Jalur Lain
Meski jalur mandiri sudah langsung dibebaskan dari UKT, mahasiswa jalur lain masih harus menunggu proses pencairan.
Menurut Abdunnur, Pemprov Kaltim bersama Unmul sudah sepakat menggunakan skema penggantian (reimburse) bagi mahasiswa yang lebih dulu membayar.
“Sedangkan dua jalur pertama tentu itu menunggu karena mereka belum ada PKS kemarin mereka membayar dan itu tentu akan diganti dan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur sudah menyampaikan bahwa setelah pencairan tentu melalui Unmul dan Unmul akan me-imburs, membayarkan kembali dari biaya yang sudah dikeluarkan oleh masyarakat. Sejauh ini tentu kita akan menunggu proses pencairan ya dari pemerintah ke Unmul,” jelasnya.
Setelah dana cair, Unmul yang akan langsung mendistribusikan.
Mekanismenya, sebagian langsung dibayarkan untuk mengganti biaya mahasiswa yang sebelumnya sudah mengeluarkan uang, sementara sisanya dimasukkan ke kas BLUD Unmul untuk menutup UKT mahasiswa yang sejak awal dibebaskan.
Total Anggaran Rp21 Miliar untuk Mahasiswa Baru
Abdunnur menegaskan, total anggaran Rp21 miliar itu sudah dihitung sesuai jumlah mahasiswa penerima manfaat.
Ia memastikan tidak ada perubahan dalam skema perhitungan tersebut.
“Jadi insyaallah Rp 21 miliar untuk Unmul dari program Gratispol ini. Mudah-mudahan segera diimplementasikan dananya. Tentu ini akan bisa digunakan, dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di Universitas Mulawarman,” katanya.
Saat ditanya apakah jumlah Rp21 miliar sudah final, ia menegaskan:
“Ya, sejauh ini hitungannya Rp 21 miliar dari data mahasiswa yang kita masukkan.”
“Iya, mudah-mudahan tidak ada perubahan dari tim Gratispol,” lanjutnya.
(wan)




