ARUSBAWAH.CO - Anggaran Program Gratispol Pendidikan dipastikan meningkat di tahun 2026 dibandingkan 2025, seiring perluasan sasaran dan kenaikan jumlah penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan.
Data yang dihimpun redaksi Arusbawah.co dari Biro Kesejahteraan Rakyat menunjukkan pagu anggaran Program Gratispol tahun 2026 mengalami kenaikan cukup signifikan.
Fokus Peningkatan Anggaran Gratispol Pendidikan Tahun 2026
Tahun 2026, Pemerintah Provinsi memfokuskan peningkatan anggaran Gratispol untuk memperkuat akses pendidikan tinggi, baik dalam maupun luar Kaltim.
Kenaikan anggaran itu mencakup hampir seluruh komponen program, mulai dari Gratispol S1, S2–S3, luar Kaltim, luar negeri, Gratispol khusus, hingga tim operasional Gratispol.
Rincian Anggaran Gratispol S1 dan S2 hingga S3 di 2026
Untuk program Gratispol S1, tahun 2026 dialokasikan pagu anggaran sebesar Rp1,18 triliun dengan penerima manfaat mencapai 149.307 orang.
Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2025, seiring bertambahnya mahasiswa baru serta perluasan cakupan penerima bantuan pendidikan jenjang S1.
Sementara itu, Gratispol S2–S3 pada tahun 2026 memperoleh pagu anggaran Rp133,66 miliar dengan kebutuhan riil Rp126,72 miliar untuk 7.449 penerima manfaat.
Anggaran Gratispol Luar Kaltim Tahun 2026
Program Gratispol Luar Kaltim pada 2026 juga mengalami kenaikan, dengan pagu anggaran Rp12,87 miliar dan kebutuhan riil mencapai Rp17,51 miliar.
Jumlah penerima manfaat Gratispol Luar Kaltim tercatat sebanyak 892 orang yang menempuh pendidikan di luar wilayah Kalimantan Timur.
Anggaran Gratispol Luar Negeri Tahun 2026
Untuk program Gratispol Luar Negeri, pagu anggaran tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp14,84 miliar.
Program itu menyasar 133 penerima manfaat yang melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi di luar negeri.
Pagu Anggaran Gratispol Khusus 2026
Selain itu, Gratispol Khusus pada tahun 2026 memperoleh alokasi anggaran Rp34,50 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.200 orang.
Gratispol Khusus ditujukan bagi kelompok tertentu sesuai kriteria kebijakan daerah, termasuk bidang prioritas dan kondisi sosial tertentu.
Anggaran Gratispol Operasional Tim Tahun 2026
Adapun anggaran Operasional Tim Gratispol tahun 2026 dipatok Rp2,56 miliar dengan kebutuhan riil Rp3 miliar untuk 25 orang panitia pelaksana.
Anggaran operasional ini digunakan untuk mendukung administrasi, verifikasi, hingga pengawasan pelaksanaan Program Gratispol di lapangan.
Perbandingan Anggaran Gratispol Tahun 2025
Jika dibandingkan, pada tahun 2025 anggaran Program Gratispol masih relatif lebih kecil di hampir seluruh komponen.
Untuk Gratispol S1 tahun 2025, pagu anggaran tercatat Rp150,94 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 28.083 orang.
Pada jenjang S2–S3 tahun 2025, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp14,46 miliar dengan penerima manfaat mencapai 2.860 orang.
Program Gratispol Luar Kaltim tahun 2025 memiliki pagu anggaran Rp7,76 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 657 orang.
Sementara Gratispol Luar Negeri tahun 2025 dialokasikan Rp9,97 miliar untuk mendukung 89 penerima manfaat.
Gratispol Khusus pada 2025 mendapatkan anggaran Rp21,48 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.165 orang.
Sedangkan Operasional Tim Gratispol tahun 2025 ditetapkan Rp2,32 miliar dengan jumlah penerima manfaat tetap 25 orang.
(wan)
- 7 Beasiswa di ITK Tak Penuhi Syarat, Kabiro Kesra: Tak Bisa Ubah Aturan Karena Satu atau Beberapa Orang
- Ada 4 Opsi Ditawarkan ITK di Peristiwa Pembatalan Beasiswa! Totalnya 7 Mahasiswa
- LBH Samarinda Buka Posko Pengaduan soal Gratispol, Ini Kontak yang Bisa Dihubungi
- APBD Kaltim 2026 Ditetapkan Rp15,15 Triliun, Rp8,16 Triliun Diplot untuk Belanja Operasional dan Layanan Warga




