Arus Publik

Gratispol

Ada 4 Opsi Ditawarkan ITK di Peristiwa Pembatalan Beasiswa! Totalnya 7 Mahasiswa

Jumat, 23 Januari 2026 11:51

Status beasiswa Gratispol milik tujuh mahasiswa S2 ITK tiba-tiba dicabut karena aturan baru Pergub Kaltim yang melarang kelas eksekutif menerima bantuan tersebut/Kolase oleh tim Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Tujuh mahasiswa S2 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dari kelas eksekutif atau kelas pekerja mendadak dibatalkan sebagai penerima Beasiswa Gratispol setelah menjalani satu semester perkuliahan.

Kasus itu ramai dibahas setelah unggahan Instagram akun milik @aderahayu277 viral di media sosial, yang mengatasnamakan mahasiswi S2 ITK Ade Rahayu Putri Jaya.

Ade Rahayu Putri Jaya, mengaku bukan sendiri.

Diketahui, ada enam mahasiswa S2 Manajemen Teknologi Institut Teknologi Kalimantan (ITK) lain yang disebut mengalami pembatalan serupa.

Beasiswa Gratispol Dinyatakan Lolos Sejak September 2025

Bermula sejak September 2025, Ade Rahayu dan kawan-kawannya dinyatakan lolos sebagai penerima Beasiswa Gratispol Pendidikan oleh Pemprov Kaltim.

Informasi resmi yang mereka terima dari tim Gratispol saat itu menyebutkan, biaya kuliah yang sudah dibayarkan akan diganti oleh program Gratispol.

Dengan keyakinan itu, Ade dan rekan-rekannya menjalani perkuliahan satu semester penuh.

Namun, tiba-tiba mereka mendapat kabar saat semester baru mulai berjalan.

Yakni status penerima beasiswa mereka tiba-tiba dicabut, dengan alasan mahasiswa kelas eksekutif tidak boleh menerima beasiswa Gratispol.

Pergub Terbit, Mahasiswa Baru Mengetahui di Tengah Perkuliahan

Aturan itu mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa Pendidikan Tinggi tertanggal 25 Juni 2025.

Padahal, menurut mereka, aturan itu tidak pernah disampaikan pihak Gratispol sejak awal dibuka pendaftaran.

“Kami tahunya cuma tiga syarat yaitu warga Kaltim, umur maksimal 35 tahun, dan domisili minimal tiga tahun. Soal kelas eksekutif tidak boleh, itu tidak pernah dijelaskan,” kata Ade Rahayu.

Menanggapi persoalan itu, Kampus ITK kemudian menggelar pertemuan antara pimpinan ITK dengan tujuh orang mahasiswa terdampak pada, Kamis, (22/1/2026).

Tag

MORE