Universitas Widyagama Mahakam mendapatkan Rp3,65 miliar dengan kuota 965 mahasiswa baru.
- Gratispol Pendidikan 2025: Kuota 30.865, Sejumlah 11.513 Dinyatakan Lolos! Sisanya Tunggu Pengumuman Pemprov
- Biro Kesra Sebut Kampus Swasta Lebih Fleksibel, Lambat Transfer Dana Gratispol Diklaim Tidak Jadi Masalah
- RINCI! 25 Nama Tim Operasional Gratispol Pendidikan, Uang Operasional Rp 2,3 Miliar Digunakan untuk Item-item Ini!
Kampus dengan Pagu Anggaran Rp1 hingga Rp3 Miliar Didominasi PTS dan Politeknik
Kelompok kampus dengan pagu anggaran di atas Rp1 miliar tapi di bawah Rp3 miliar didominasi oleh politeknik kecil dan perguruan tinggi swasta.
Lebih lanjut, Politeknik Pertanian menerima Rp1,56 miliar untuk 465 mahasiswa baru.
STIKES Dirgahayu Samarinda mendapat Rp1,35 miliar untuk 200 mahasiswa, sementara STIKES Mutiara Mahakam memperoleh Rp2,36 miliar untuk 400 mahasiswa.
STIKES Samarinda menerima Rp1,93 miliar untuk 280 mahasiswa, dan STMIK Wicida mendapat Rp1,22 miliar untuk 245 mahasiswa.
Kemudian, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kutai Kartanegara memperoleh Rp2,19 miliar untuk 490 mahasiswa baru.
Selain itu, STIE Balikpapan menerima Rp1,6 miliar untuk 300 mahasiswa, STT Migas Balikpapan Rp2 miliar untuk 400 mahasiswa, dan STAI Sangatta Rp1 miliar untuk 250 mahasiswa.
STIPER Kutim menerima Rp1,57 miliar untuk 315 mahasiswa baru, Universitas Muhammadiyah Berau Rp2,01 miliar untuk 413 mahasiswa, dan Universitas Kutai Kartanegara memperoleh Rp1,78 miliar untuk kuota 620 mahasiswa baru.
Penjelasan Pemprov Kaltim Soal Perbedaan Pagu Anggaran Kampus
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menjelaskan bahwa perbedaan pagu anggaran tiap kampus didasarkan pada jumlah mahasiswa yang diterima dan karakteristik biaya pendidikan masing-masing perguruan tinggi.
“Unmul menjadi kampus terpopuler, jadi otomatis kuota dan anggarannya lebih besar. Kita menyesuaikan anggaran berdasarkan jumlah mahasiswa yang mendaftar, bukan hanya besarnya kampus,” kata Dasmiah.
Tag



