ARUSBAWAH.CO - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Timur, Dasmiah, menanggapi kekhawatiran sejumlah perguruan tinggi swasta terkait keterlambatan transfer dana program Gratispol Pendidikan.
Hal itu disampaikannya saat ditemui Arusbawah.co pada Jumat (3/10/2025) siang di ruang kerjanya.
Apa saja yang disampaikannya? Simak berita soal Gratispol Pendidikan di bawah ini.
Kampus Swasta Dinilai Lebih Fleksibel Dibanding Kampus Negeri
Ketika ditanya soal keluhan Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) yang menyebut hidup-mati mereka bergantung pada SPP mahasiswa, Dasmiah justru menilai kampus swasta memiliki fleksibilitas lebih dibanding perguruan tinggi negeri.
“Kalau swasta malah enak, lebih fleksibel. Sebenarnya yang kasihannya yang 6 PTN ini, dia menunggu kan. Terus sekarang 6 PTN ini loh mereka tuh enggak ada biaya untuk membiayai mereka saat ini,” ujarnya.
Dasmiah mengatakan bahwa uang tersebut diperkirakan baru akan keluar akhir Oktober atau awal November 2025, untuk langsung dibayarkan semuanya.
"Sementara nanti uang itu akhir Oktober atau awal November sudah keluar, malah lebih mudah langsung dibayar semua,” tambahnya.
Menanggapi anggapan kampus swasta bahwa mereka tidak punya biaya untuk operasional, Dasmiah menegaskan hal itu salah.
“Mereka itu kampus swasta kan baru sekarang kan prosesnya baru pendaftaran. Kampus swasta itu mau ada Gratispol mau enggak ada, bulan Oktober baru orang daftar ulang,"katanya.
- RINCI! 25 Nama Tim Operasional Gratispol Pendidikan, Uang Operasional Rp 2,3 Miliar Digunakan untuk Item-item Ini!
- Respon Siswa dan Kepsek Samarinda soal Bus Sekolah Gratis untuk Pelajar! Peserta Didik: Macet, Bisa Terlambat Semua
- Ada Honor Tim 25 Orang, Biro Kesra Rinci Alokasi Rp2,3 Miliar Operasional Gratispol Pendidikan Kaltim
Tag




