ARUSBAWAH.CO - Adanya kunjungan orientasi lapangan yang dilakukan pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nusa Tenggara Barat, mendapat respon positif.
Yakni dari Kepala BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripuddin.
Ia katakan, upaya DPPKB Kutim dalam belajar dari pengalaman NTB merupakan langkah yang sangat penting, mengingat stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi motivasi dari DPPKB Kutim untuk belajar dan bertukar pengalaman," katanya dalam keterangan yang diterima tim redaksi.
"Penurunan angka stunting adalah hal yang harus terus diupayakan demi masa depan sumber daya manusia di daerah masing-masing,” ujar Lalu Makripuddin lagi.
Dia juga sampaikan, agar kunjungan ini dapat memberikan manfaat konkret bagi kedua belah pihak dalam mencapai target penurunan angka stunting.
“Ini adalah momen berharga untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman. Kami berharap, kolaborasi semacam ini dapat diterapkan di daerah-daerah lain,” tambahnya.
Di pihak tamu, Achmad Junaidi, Kepala DPPKB Kutim, sampaikan persoalan stunting memang menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan dengan koordinasi lintas sektor.
Sebagai informasi, kunjungan orientasi lapangan dilakukan DPPKB Kutim ke NTB pada Senin (11/11/2024). (adv)




