Kemudian, sanitasi turut menjadi perhatian dalam pembangunan rumah. Sanitasi, termasuk toilet, dibangun dengan memenuhi syarat kesehatan agar layak dihuni.
"Sasaran program ini benar-benar orang yang berada di angka kemiskinan, dengan penghasilan di bawah UMK dan tanah milik sendiri," katanya.
Irham juga menyampaikan, beberapa perusahaan besar tahun ini berkomitmen untuk mendukung program ini.
Pertamina, telah berkomitmen membangun 40 unit rumah, saat ini baru terealisasi 20 unit rumah.
Terakhir, Pemprov Kaltim juga terus menghimpun perusahaan lainnya agar turut berkontribusi dalam program itu.
Program ini tak hanya difokuskan di kota-kota besar seperti Samarinda, dan Balikpapan, namun juga di daerah pedalaman atau pelosok.
"Kami juga meminta kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah ini untuk bisa berkontribusi membangun rumah layak huni," tandas Irham. (nit)
Tag



