ARUSBAWAH.CO - Komitmen tujuh fraksi DPRD Kaltim yang menandatangani pakta integritas pasca aksi 21 April 2026 mulai dipertanyakan.
Dalam pertemuan lanjutan membahas hak angket bersama Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Fraksi Golkar dan PKB justru absen, meski sebelumnya turut menandatangani kesepakatan pakta integritas tersebut.
Pertemuan itu digelar pada Kamis (30/4/2026) di Gedung E, Lantai I, DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
Agendanya, menindaklanjuti pakta integritas yang diteken bersama massa aksi pada 21 April lalu, termasuk dorongan penggunaan hak angket terhadap kebijakan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang dinilai bermasalah.
Dua Fraksi Tak Hadir, Rapat Bersama Aliansi
Dari tujuh fraksi yang sebelumnya sepakat soal pakta integritas, dua fraksi yakni Golkar dan PKB tidak terlihat satu pun mengirimkan perwakilannya.
Fraksi yang hadir hanya diwakili oleh Muhammad Samsun (PDI-P), Akhmed Reza Fachievi (Gerindra), Sigit Wibowo (PAN-NasDem), Nurhadi Saputra (Demokrat-PPP), dan Subandi (PKS).
Absennya Golkar dan PKB menjadi kontras jika mengingat keduanya juga ikut menandatangani pakta integritas yang berisi tuntutan masyarakat, termasuk mendorong hak angket.
Padahal, pertemuan itu merupakan tindak lanjut langsung dari kesepakatan yang dibuat di tengah tekanan publik saat aksi demonstrasi 21 April 2026.
Saat itu, unsur pimpinan DPRD seperti Ekti Imanuel dan Yenni Eviliana, bersama perwakilan fraksi Agus Suwandi (Gerindra), Didik Agung (PDIP), Agus Aras (PPP-Demokrat), Sigit Wibowo (PAN-NasDem), Firnadi Ikhsan (PKS), Damayanti (PKB), dan M. Husni Fahruddin (Golkar) menandatangani pakta integritas tersebut.
Artinya, secara politik seluruh fraksi sudah menyetujui pakta integritas, dan pengguliran penggunaan hak angket terhadap kebijakan gubernur.
Aliansi Soroti Ketidakhadiran Golkar dan PKB
Koordinator lapangan Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim, Erly Sopiansyah, secara terbuka menyoroti absennya dua fraksi tersebut.
“Tadi ada PDIP, Gerindra, terus ada PKS, ada gabungan Demokrat-PPP. Itu aja,” ujarnya.
Saat ditanya soal Golkar, Ia menegaskan bahwa Fraksi Golkar memang tidak hadir dalam pertemuan tersebut.
“Iya, Golkar enggak ada tadi,” lanjutnya.
Erly mengaku tidak mengetahui alasan ketidakhadiran tersebut.
Tag



