ARUSBAWAH.CO - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya perlindungan bagi ribuan pekerja lokal yang selama ini terlibat dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Ia meminta agar proses transisi dari tahap konstruksi ke operasi tidak mengorbankan nasib warga yang menggantungkan hidup di proyek tersebut.
“Peralihan dari fase konstruksi ke operasi jangan sampai menimbulkan gejolak sosial. Pengurangan tenaga kerja harus dilakukan dengan cara yang manusiawi dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Wali Kota: RDMP Harus Tinggalkan Warisan Ekonomi
Rahmad menjelaskan, sejak awal proyek RDMP telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja, sebagian besar berasal dari Balikpapan dan wilayah sekitar.
Namun, setelah pekerjaan fisik utama mendekati selesai, jumlah pekerja mulai menurun drastis.
Ia menilai kondisi ini perlu dikawal agar manfaat proyek strategis nasional itu tetap dirasakan masyarakat lokal.
“Kita tidak ingin RDMP hanya meninggalkan bangunan megah tanpa jejak kesejahteraan. Proyek ini harus memberi warisan ekonomi nyata bagi warga Balikpapan,” tegasnya.
Tag



