Hingga kini, belum ada laporan bunga ini mekar di luar kawasan taman nasional.
Pemantauan dan Pelestarian
Seno Pramudito, Kepala Balai TNKM, menjelaskan bahwa mekarnya Rafflesia Pricei tidak dapat diprediksi seperti tanaman pada umumnya.
Berdasarkan data monitoring, bunga ini paling sering mekar pada bulan Agustus, tetapi masih memerlukan pemantauan berkala.
“Beberapa lokasi Rafflesia Pricei yang teridentifikasi antara lain SPTN Wilayah I Long Bawan (Desa Long Api dan Desa Tang Paye), SPTN Wilayah II Long Alango (Rian Tubu), dan SPTN Wilayah III Long Ampung (Paliran). Lokasi yang rutin dipantau adalah Long Bawan,” kata Seno dalam keterangan pers diterima redaksi Arusbawah.co

Di Desa Pa’ Kidang, masyarakat membentuk kelompok wisata Pa’ Kidang Makmur, didukung TNKM melalui pelatihan pemanduan, bantuan shelter, papan informasi, dan pembentukan tim khusus monitoring Rafflesia.
Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengetahui waktu mekarnya bunga, sehingga wisatawan bisa menyaksikan langsung keindahan Rafflesia Pricei.
Tag



