Advertorial

Diskominfo Kalimantan Timur

Program Jospol 2026 Diperbesar: Pemprov Kaltim Siapkan Kuota 2.500 Peserta

Selasa, 25 November 2025 18:45

KEPALA DINAS - Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih/ Foto: IG @dppkukm.kaltim

ARUSBAWAH.CO -  Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memasuki babak baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM) menyiapkan target 2.500 peserta untuk Program Jospol 2026, sebuah peningkatan signifikan yang diharapkan melahirkan lebih banyak pelaku usaha baru di berbagai daerah.

Kepala DPPKUKM Kaltim Heni Purwaningsih menegaskan bahwa tahun depan Jospol akan hadir dengan skala yang jauh lebih besar.

Program yang selama ini terbatas pada tiga wilayah tersebut akan diperluas sehingga semua kabupaten dan kota bisa ikut terlibat.

“Mulai 2026, tidak ada lagi pembatasan wilayah. Semua daerah bisa ikut Jospol, dengan target mencapai 2.500 peserta,” ujar Heni.

Pendaftaran peserta kini akan dilakukan sepenuhnya secara daring melalui tautan resmi yang akan diumumkan DPPKUKM.

Sistem ini dirancang agar proses menjadi lebih transparan sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dari wilayah terpencil untuk mendaftar tanpa hambatan administrasi.

Peserta yang dinyatakan lolos tidak hanya akan mengikuti pelatihan dasar kewirausahaan, tetapi juga memperoleh berbagai fasilitas pendukung, seperti:

  • Pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha)
  • Pembuatan NPWP
  • Sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner
  • Pendampingan manajemen usaha
  • Pengenalan produksi serta praktik lapangan

Setelah rangkaian pelatihan selesai, peserta juga akan mendapatkan peralatan usaha sesuai bidang masing-masing.

“Pelatihan dan pendampingan tetap menjadi kunci. Peralatan baru kami berikan setelah peserta siap menjalankan usaha secara mandiri,” tambah Heni.

Untuk memastikan program benar-benar melahirkan pelaku usaha aktif, DPPKUKM juga memperkuat pemantauan di lapangan.

Pendamping akan rutin mengevaluasi perkembangan peserta untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menghasilkan usaha produktif.

Program Jospol menjadi bagian dari roadmap Pemprov Kaltim dalam mencetak 10.000 UMKM baru dalam lima tahun ke depan.

Dengan kuota besar pada 2026, pemerintah optimistis pertumbuhan UMKM dapat berlangsung lebih merata dan berkelanjutan.

“2026 kami jadikan tahun percepatan. Masyarakat harus mendapat kesempatan luas untuk memulai usaha,” tutupnya.

(adv)

Tag

MORE