Arus Publik

Diskusi Publik Arusbawah.co

PROBEBAYA 2023 dalam Angka: 51,6 Km Jalan Dilaporkan Terealisasi, 28.233 Sembako Dibagikan (Part 2)

Sabtu, 14 Februari 2026 11:58

FLYER - Flyer Diskusi Publik Probebaya Tanpa AH, Bisa?/ Flyer oleh Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Realisasi Program Pemberdayaan Berbasis RT (PROBEBAYA) tahun 2023 di Samarinda mencatat pembangunan jalan sepanjang 51.680,5 meter atau setara 51,68 kilometer.

Selain infrastruktur, program ini juga merealisasikan 12.807 bantuan anak sekolah, 28.233 paket sembako, serta 4.433 warga mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas.

Data diolah redaksi Arusbawah.co berdasarkan rekap tahunan yang diterima dari Pemkot Samarinda

Total Realisasi PROBEBAYA 2023

Secara akumulatif, capaian PROBEBAYA 2023 meliputi:

  • Panjang jalan terealisasi: 51.680,5 meter
  • Bantuan anak sekolah: 12.807 paket/orang
  • Bantuan sembako: 28.233 paket
  • Peserta pelatihan: 4.433 orang

Distribusi program tersebar di 10 kecamatan dengan variasi capaian yang cukup signifikan.

Infrastruktur Jalan: Sungai Pinang Tertinggi

Realisasi pembangunan jalan tertinggi tercatat di Kecamatan Sungai Pinang dengan 8.337,2 meter.

Disusul:

  • Kecamatan Palaran: 6.988,5 meter
  • Kecamatan Samarinda Ulu: 6.341,9 meter
  • Kecamatan Samarinda Utara: 6.070,5 meter
  • Kecamatan Samarinda Ilir: 6.009,1 meter

Sementara realisasi terendah berada di Kecamatan Sambutan sebesar 2.632,5 meter.

Bantuan Anak Sekolah: Sungai Kunjang Dominan

Untuk bantuan anak sekolah, Kecamatan Sungai Kunjang mencatat angka tertinggi dengan 3.356 penerima.

Di bawahnya:

  • Kecamatan Samarinda Ulu: 2.137 penerima
  • Kecamatan Samarinda Ilir: 1.979 penerima
  • Kecamatan Samarinda Utara: 1.788 penerima
  • Kecamatan Samarinda Kota menjadi yang terendah dengan 497 penerima.

Distribusi Sembako: Sungai Kunjang dan Samarinda Ulu Teratas

Distribusi sembako terbanyak juga berada di Kecamatan Sungai Kunjang sebanyak 6.907 paket.

Diikuti:

  • Kecamatan Samarinda Ulu: 4.573 paket
  • Kecamatan Samarinda Ilir: 4.299 paket
  • Kecamatan Samarinda Utara: 4.136 paket
  • Sementara Kecamatan Samarinda Kota mencatat distribusi terendah dengan 606 paket.

Pelatihan: Samarinda Ulu Paling Tinggi

Pada sektor peningkatan kapasitas masyarakat, Kecamatan Samarinda Ulu mencatat peserta pelatihan terbanyak, yakni 874 orang.

Berikutnya:

  • Kecamatan Sungai Kunjang: 766 orang
  • Kecamatan Samarinda Utara: 744 orang
  • Kecamatan Samarinda Ilir: 472 orang
  • Kecamatan Samarinda Kota menjadi yang terendah dengan 210 peserta.

Sebaran Per Kecamatan PROBEBAYA 2023

Berikut ringkasan realisasi PROBEBAYA 2023 di 10 kecamatan di Samarinda:

1. Kecamatan Palaran

Jalan: 6.988,5 m | Anak Sekolah: 627 | Sembako: 1.149 | Pelatihan: 429

2. Kecamatan Samarinda Ilir

Jalan: 6.009,1 m | Anak Sekolah: 1.979 | Sembako: 4.299 | Pelatihan: 472

3. Kecamatan Samarinda Kota

Jalan: 3.194,2 m | Anak Sekolah: 497 | Sembako: 606 | Pelatihan: 210

4. Kecamatan Sambutan

Jalan: 2.632,5 m | Anak Sekolah: 714 | Sembako: 1.284 | Pelatihan: 223

5. Kecamatan Samarinda Seberang

Jalan: 3.013,3 m | Anak Sekolah: 684 | Sembako: 3.105 | Pelatihan: 216

6. Kecamatan Loa Janan Ilir

Jalan: 3.972 m | Anak Sekolah: 470 | Sembako: 1.602 | Pelatihan: 214

7. Kecamatan Sungai Kunjang

Jalan: 5.121,3 m | Anak Sekolah: 3.356 | Sembako: 6.907 | Pelatihan: 766

8. Kecamatan Samarinda Ulu

Jalan: 6.341,9 m | Anak Sekolah: 2.137 | Sembako: 4.573 | Pelatihan: 874

9. Kecamatan Samarinda Utara

Jalan: 6.070,5 m | Anak Sekolah: 1.788 | Sembako: 4.136 | Pelatihan: 744

10. Kecamatan Sungai Pinang

Jalan: 8.337,2 m | Anak Sekolah: 555 | Sembako: 572 | Pelatihan: 285

Pola Distribusi: Infrastruktur Naik, Pelatihan Lebih Selektif

Jika dibandingkan dengan total panjang jalan, PROBEBAYA 2023 menunjukkan fokus yang relatif kuat pada infrastruktur lingkungan berbasis RT.

Namun, angka pelatihan yang berada di kisaran 4.433 peserta mengindikasikan pendekatan peningkatan kapasitas yang lebih selektif dibanding intervensi fisik dan bantuan sosial.

Variasi capaian antar kecamatan memperlihatkan perbedaan kebutuhan dan skala intervensi di masing-masing wilayah.

Diskusi Publik Probebaya Tanpa AH, Bisa? 

Media online Arusbawah.co menginisiasi Diskusi Publik bertajuk Keberlanjutan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).

Kegiatan ini akan digelar pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 12.30–16.00 WITA di Samarinda.

Direktur PT Suara Arusbawah, Yakub Anani, menegaskan forum ini bukan untuk menyerang kebijakan, melainkan memastikan arah program tetap berpihak kepada warga.

Probebaya ini sudah menyentuh level paling bawah, RT. Justru karena dampaknya langsung ke masyarakat, kita perlu memastikan program ini tidak berhenti di tengah jalan atau berubah arah tanpa evaluasi yang matang,” ujarnya.

Probebaya: Dari Partisipasi ke Tantangan Keberlanjutan

Probebaya yang berjalan sejak 2021 dirancang dengan prinsip transparansi, partisipasi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Warga RT dilibatkan mulai dari perencanaan hingga pengawasan kegiatan.

Dalam perkembangannya, program ini telah menjangkau hampir seluruh RT di Samarinda. Namun menurut Yakub, capaian administratif belum tentu menjawab tantangan substantif.

Ada empat pertanyaan utama yang akan menjadi fokus diskusi:

  1. Apakah Probebaya akan tetap dilanjutkan oleh kepemimpinan Samarinda berikutnya?
  2. Sejauh mana figur-figur potensial memahami konsep dan filosofi Probebaya?
  3. Jika dilanjutkan, modifikasi apa yang perlu dilakukan?
  4. Jika dihentikan, adakah program alternatif yang lebih efektif bagi masyarakat RT?

“Jangan sampai program yang sudah berjalan ini hanya bergantung pada figur. Harus ada desain kebijakan yang kuat, supaya siapa pun pemimpinnya, arah pemberdayaan masyarakat tetap jelas,” tegasnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi ruang evaluasi terbuka, sekaligus memastikan program berbasis RT tersebut tidak sekadar menjadi proyek tahunan, tetapi kebijakan berkelanjutan yang terukur dampaknya.

Hingga H-1 kegiatan, beberapa narasumber yang sudah memberikan konfirmasi kehadiran ada 6 orang. 

Mereka adalah Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, dan Ketua DPD PKS Samarinda, Ismail Latisi. 

Selain itu, juga akan dihadiri oleh Koordinator Pokja 30 Buyung Marajo, serta Akademisi Universitas Mulawarman, Saiful Bahtiar. (pra)

 

 

Tag

MORE