ARUSBAWAH.CO - Ajang Temu PMR Madya 2025 yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang menjadi panggung bagi PMR SMPN 2 Bontang untuk membuktikan bahwa semangat kebersamaan, disiplin, dan kepedulian bisa menghasilkan prestasi luar biasa.
Sekolah ini berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum sekaligus meraih banyak penghargaan di hampir semua kategori lomba.
Tim PMR SMPN 2 Bontang menunjukkan kekompakan dan semangat tinggi.
Mereka meraih juara 1 paduan suara, juara 1 pertolongan keluarga, juara 1 yel-yel, juara 1 tandu, juara 2 presentasi kesja, juara 2 hasta karya, dan juara 3 presentasi siben. Kemenangan ini menegaskan bahwa kerja sama dan latihan disiplin membuahkan hasil yang nyata.
Kepala SMPN 2 Bontang, Siti Chusuning Khayah, yang akrab disapa Bu Nuning, menjelaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil proses panjang yang melibatkan dedikasi seluruh anggota tim.
Ia menekankan bahwa tujuan pembinaan PMR bukan hanya kemenangan dalam lomba, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
“Kami tidak hanya menyiapkan anak-anak untuk lomba, tapi juga membentuk karakter mereka. PMR mengajarkan tentang tolong-menolong, kepedulian, dan kebersamaan. Hasil ini adalah buah dari hati yang tulus bekerja bersama,” jelas Bu Nuning bangga, Senin (3/11/2025).
Bu Nuning juga memberi penghargaan kepada para pembina dan pelatih yang mendampingi siswa.
Ia menyoroti peran Siti Risalatul sebagai pembina PMR dan Bahtiar Maulana dari KSR PMI yang sabar melatih anak-anak hingga tampil maksimal.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Abdu Safa Muha, turut menyampaikan apresiasi atas prestasi ini.
Menurutnya, SMPN 2 Bontang tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan di kalangan siswanya.
“SMPN 2 Bontang tidak hanya berprestasi, tapi juga berhasil menanamkan nilai kemanusiaan di kalangan siswa. Inilah esensi pendidikan yang sejati melahirkan generasi cerdas dan peduli,” pungkasnya.
Kemenangan PMR SMPN 2 Bontang bukan sekadar soal piala dan medali, tetapi juga menegaskan bahwa semangat menolong, solidaritas, dan kepedulian menjadi fondasi setiap prestasi.
Nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh di antara para anggota muda menjadi cermin bahwa prestasi sejati lahir dari kerja sama dan kepedulian tulus. (adv)




