ARUSBAWAH.CO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang meminta seluruh sekolah memberikan dispensasi belajar bagi siswa yang berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII 2025 di Penajam Paser Utara (PPU). Kebijakan ini dilakukan agar para atlet muda dapat lebih fokus selama pertandingan.
“Kami sudah mengimbau pihak sekolah untuk memberikan dispensasi penuh.
Tujuannya agar para murid bisa konsen sepenuhnya mengikuti pertandingan,” ujar Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, kepada awak media, Kamis (13/11/2025).
Dukung Atlet Bawa Nama Daerah
Safa menegaskan, seluruh kontingen yang bertanding membawa nama besar Kota Bontang. Karena itu, dukungan penuh dari sekolah menjadi penting.
“Sudah seharusnya kita memberikan support. Mereka mewakili daerah, jadi perlu ruang dan perhatian,” jelasnya.
Pihak Disdikbud disebut telah berkoordinasi dengan seluruh sekolah untuk memastikan para atlet mendapatkan fleksibilitas selama agenda berlangsung.
Kejar Ketertinggalan Belajar Pasca POPDA
Meski diberikan keleluasaan belajar, Safa menegaskan bahwa setelah kompetisi berakhir, sekolah harus membantu para siswa mengejar materi pelajaran yang tertinggal.
“Kami mengimbau sekolah untuk membantu mereka mengejar ketertinggalan. Bisa melalui program tambahan, penyesuaian tugas, atau pengaturan jadwal belajar,” ujarnya.
Ia menambahkan, prestasi akademik dan nonakademik harus berjalan seiring karena keduanya merupakan bagian dari proses pendidikan yang utuh.
“Intinya siswa harus seimbang antara akademis dan nonakademis. Dan itu perlu kita dukung bersama,” tegasnya.
Pesan untuk Atlet POPDA
Safa juga menitipkan pesan kepada seluruh atlet pelajar Bontang agar menjaga kesehatan, disiplin, dan menjunjung tinggi nama daerah selama bertanding.
“Semoga para atlet meraih prestasi terbaik dan membawa harum nama Kota Bontang,” tutupnya. (adv)




