ARUSBAWAH.CO - Bantuan dana darurat diminta bisa dianggarkan dan disalurkan Pemkot Samarinda atas musibah yang terjadi pada para petani di Kelurahan Lempake yang terdampak banjir.
Akibat banjir yang terjadi, beberapa petani di Lempake gagal panen.
Laporan soal petani Lempake gagal panen ini, sudah didengar oleh Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim.
Untuk itu, ia harap bisa ada langkah cepat yang dilakukan Pemkot sebagai solusi atas persoalan ini.
“Petani kita di Lempake sangat terdampak. Sudah seharusnya pemerintah bertindak cepat karena status tanggap darurat telah ditetapkan,” ujar Rohim pada Rabu (21/5/2025).
Ia menyampaikan bahwa dengan status darurat yang sudah diberlakukan, pencairan dana bantuan seharusnya tidak terkendala oleh proses birokrasi yang berbelit.
Menurutnya, dana ini bisa digunakan untuk memperbaiki lahan pertanian yang rusak, fasilitas umum, maupun properti warga yang terdampak.
Rohim juga berencana segera berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana BPBD Samarinda untuk memastikan distribusi bantuan dilakukan secara akurat dan merata.
Tag



