Advertorial

Diskominfo Kaltim

Perusda Kaltim Siap Miliki Direksi Baru, Seno Aji Tegaskan Proses Transparan

Jumat, 22 Agustus 2025 9:2

PEMPROV KALTIM - Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji/ Foto: Pemprov Kaltim

ARUSBAWAH.CO -  Pemprov Kalimantan Timur sedang menyiapkan jajaran direksi baru untuk beberapa Perusda di wilayahnya. 

Proses seleksi yang digelar dijamin bebas dari pengaruh politik, tegas Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Rabu (20/8/2025).

Saat ini, tim seleksi tengah mewawancarai kandidat terpilih yang lolos tahap awal dari Universitas Padjadjaran dan Panitia Seleksi (Pansel). 

Wawancara dijadwalkan segera selesai, dan pengumuman hasil resmi akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Yang pertama adalah berintegritas, profesional, dan mereka bisa memberikan hasil yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat Kalimantan Timur," ujar Seno Aji di Samarinda.

Berbagai indikator dievaluasi untuk memastikan calon yang terpilih dapat memberikan kontribusi optimal, terutama dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Perusda.

Seleksi calon direksi BUMD Kaltim 2025 menghasilkan 30 kandidat yang bersaing untuk 10 posisi strategis, termasuk direktur utama, direktur operasional, direktur keuangan, dan direktur SDM. Posisi-posisi ini akan menempati Perusda seperti:

  • PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera
  • PD Kehutanan Sylva Kaltim Sejahtera
  • PT Kaltim Melati Bhakti Satya
  • PT Ketenagalistrikan Kaltim
  • PT Migas Mandiri Pratama Kaltim

Menanggapi isu intervensi politik, Seno Aji menegaskan, bahwa proses seleksi ini sepenuhnya transparan dan tidak boleh ada intervensi politik.

Ia menambahkan bahwa direktur lama tetap menjalankan tugasnya sementara menunggu keputusan final.

Soal kualifikasi, banyak kandidat memiliki rekam jejak mumpuni dan latar belakang pendidikan dari perguruan tinggi ternama seperti ITB dan UGM.

Namun, Pemprov tetap membuka peluang bagi lulusan lokal yang memiliki pengalaman relevan, kompetensi, dan integritas tinggi.

"Yang ditanyakan tentu saja pengalaman terdahulu, apa yang mereka sudah lakukan, kemudian berapa banyak mereka bisa mendapatkan revenue dari perusahaan yang akan mereka pimpin, dan lain sebagainya," jelas Seno Aji. (adv)

Tag

MORE