Secara keseluruhan, Kaharuddin menyebut cakupan pelayanan Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.
Sementara sekitar 15 persen wilayah yang belum terlayani umumnya berada di kawasan pinggiran dengan kondisi geografis yang cukup menantang, termasuk Palaran.
"Kalau berdasarkan hitungan kita, cakupan layanannya sekitar 85 persen. Yang belum tersalurkan kebanyakan di daerah-daerah ujung Samarinda," katanya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam memperluas jaringan hingga seluruh wilayah Kota Samarinda.
Selain membutuhkan investasi perpipaan yang besar, kondisi kontur wilayah dan jarak antarrumah penduduk juga menjadi tantangan tersendiri.
"Kita upayakan, tapi memang banyak kendala, terutama di perpipaan, kontur wilayah, dan jarak rumah-rumah penduduk yang berjauhan. Itu butuh anggaran besar untuk pembangunan jaringan," pungkasnya. (sobizz/raf)
- Wagub Kaltim hingga PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik Bergilir di Samarinda
- Pengurasan Bak Sedimentasi IPA Bendang 1 Ditunda, Sejumlah Wilayah di Samarinda Tetap Terlayani Air Bersih
- Nunggak Tiga Bulan, Pelanggan Perumdam Tirta Kencana Terancam Disegel dan Diputus
- Daerah Terdampak Mati Air Samarinda 20 Mei 2026: Jalan Kapten Soejono hingga Sambutan Asri
Tag




