Arus Publik

Perumda Tirta Kencana Samarinda

Perumdam Targetkan Layanan Air Bersih di Palaran Tuntas Tahun Ini, 3.500 Calon Pelanggan Disasar

BERBICARA - Direktur Teknik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda, Kaharuddin/ARUSBAWAH.CO

ARUSBAWAH.CO -  Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda memfokuskan pengembangan jaringan air bersih di Kecamatan Palaran pada tahun 2026. 

Upaya tersebut didukung anggaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Samarinda, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Kaharuddin, mengatakan sekitar 70 persen dari total bantuan yang diterima pada tahun ini diarahkan untuk pembangunan jaringan perpipaan di Palaran.

Wilayah tersebut menjadi salah satu kawasan yang masih membutuhkan perluasan cakupan layanan air bersih.

"Palaran tahun ini kita upayakan tuntaskan. Karena ada bantuan dari pemerintah pusat sekitar Rp22 miliar lebih. Terus dari kota juga ada, dari provinsi juga ada. Jadi hampir bantuan yang masuk di tahun ini, mungkin kalau saya bilang 70 persen Palaran semua," beber Kaharuddin, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat akan digunakan untuk pembangunan jaringan pipa utama maupun jaringan pipa sekunder.

Program tersebut ditargetkan mampu menghadirkan sekitar 3.500 sambungan calon pelanggan baru di Kecamatan Palaran.

"Targetnya kemarin sudah 3.500 calon pelanggan," katanya.

Menurut Kaharuddin, proses lelang proyek yang dibiayai pemerintah pusat telah selesai sehingga pekerjaan fisik akan segera dilaksanakan.

Selain dana pusat, proyek juga mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah kota dan pemerintah provinsi.

"Sudah jalan, ini sudah lelang di pusat. Dari kota juga ada, dari provinsi ada. (Totalnya) tadi sekitar Rp60 miliar itu mungkin 70 persen sasarannya Palaran semua," ungkapnya.

Perumdam pun telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan proyek tersebut melalui pemerintah kecamatan agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar.

"Tahun ini sudah kita sosialisasi kemarin di kantor Camat Palaran terkait pekerjaan di lapangan," ujarnya.

Kaharuddin optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan hingga akhir tahun. 

Namun, menurutnya, manfaat layanan air bersih secara optimal baru akan dirasakan masyarakat pada awal tahun depan karena masih memerlukan proses pengujian dan pengoperasian jaringan.

"Targetnya di Desember nanti selesai. Karena prosesnya panjang, mungkin optimalnya nanti di awal Januari baru bisa dirasakan masyarakat di sana," jelasnya.

Secara keseluruhan, Kaharuddin menyebut cakupan pelayanan Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.

Sementara sekitar 15 persen wilayah yang belum terlayani umumnya berada di kawasan pinggiran dengan kondisi geografis yang cukup menantang, termasuk Palaran.

"Kalau berdasarkan hitungan kita, cakupan layanannya sekitar 85 persen. Yang belum tersalurkan kebanyakan di daerah-daerah ujung Samarinda," katanya.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam memperluas jaringan hingga seluruh wilayah Kota Samarinda. 

Selain membutuhkan investasi perpipaan yang besar, kondisi kontur wilayah dan jarak antarrumah penduduk juga menjadi tantangan tersendiri.

"Kita upayakan, tapi memang banyak kendala, terutama di perpipaan, kontur wilayah, dan jarak rumah-rumah penduduk yang berjauhan. Itu butuh anggaran besar untuk pembangunan jaringan," pungkasnya. (sobizz/raf)

 

Tag

MORE