Advertorial

Peringati Hari Lahir Pancasila, Darlis Serukan Penguatan Ideologi di Tengah Arus Globalisasi

Minggu, 1 Juni 2025 15:21

POTRET - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi (Foto: Instagram @darlis_pattalongi)

ARUSBAWAH.CO - Anggota DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti pada simbolisme upacara semata.

Ia menyerukan agar nilai-nilai luhur Pancasila benar-benar diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik oleh individu maupun seluruh elemen masyarakat.

Hal ini ia sampaikan usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di halaman parkir Gelora Kadrie Oening, Samarinda pada Sabtu (1/6/2025).

Pancasila bukan untuk sekadar diucapkan atau dihafal, tapi untuk dijalankan dalam hidup sehari-hari. Apalagi di era globalisasi ini, kita harus punya fondasi ideologis yang kuat,” tegasnya kepada media.

Menurut Darlis, derasnya arus budaya asing bisa menjadi ancaman bagi jati diri bangsa jika tidak disikapi dengan bijak.

Di sinilah Pancasila harus tampil sebagai kompas moral dan ideologis yang menjaga persatuan di tengah keragaman.

“Kita lihat banyak negara runtuh karena kehilangan perekat nasionalnya. Tapi Indonesia tetap berdiri kokoh karena Pancasila jadi tali pengikat bangsa,” ujarnya.

Ia mencontohkan Kalimantan Timur sebagai bukti nyata penerapan nilai Pancasila yang berhasil.

Meski dihuni oleh masyarakat dari beragam suku, agama, dan latar belakang, Kaltim dikenal sebagai provinsi yang damai dan harmonis.

“Ini patut kita syukuri. Kaltim menunjukkan bahwa hidup berdampingan dalam perbedaan bukan hal yang mustahil. Justru ini modal besar untuk melangkah maju,” tambahnya.

Namun Darlis juga mengingatkan, persatuan tak akan bertahan lama jika rakyat hidup dalam kesenjangan ekonomi.

“Kehidupan damai hanya bisa dijaga jika rakyatnya sejahtera,” katanya.

Karena itu, ia mengapresiasi langkah Pemprov Kaltim yang terus mendorong pemerataan anggaran untuk sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Tak hanya itu, ia menilai pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan juga penting dalam merawat kebhinekaan.

“Kalau seluruh elemen bersatu dan bergerak bersama, saya percaya Kaltim bisa jadi teladan nasional, provinsi yang damai, sejahtera, dan berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya. (adv)

Tag

MORE