Lain-lain PAD yang sah kembali melampaui target dengan capaian 109,69 persen.
PAD Kota Balikpapan Tahun 2023
Tahun 2023, Balikpapan memasang target PAD cukup tinggi sebesar Rp1,084 triliun.
Namun realisasi hanya mencapai Rp901,03 miliar atau 83,10 persen.
Pajak daerah menjadi komponen terlemah dengan capaian 75,97 persen.
Sebaliknya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan justru melonjak drastis dengan capaian 204,17 persen.
Lain-lain PAD yang sah kembali mencatat kinerja di atas target sebesar 113,41 persen.
PAD Kota Balikpapan Tahun 2024
Pada 2024, PAD Balikpapan kembali meningkat.
Dari anggaran Rp1,253 triliun, realisasi tercatat Rp1,132 triliun atau 90,36 persen.
Pajak daerah mencapai 84,52 persen.
Retribusi daerah menjadi sorotan karena terealisasi Rp230,34 miliar atau 100,03 persen dari target.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan hampir tepat sasaran dengan capaian 98,19 persen.
Lain-lain PAD yang sah kembali melonjak hingga 169,35 persen.
PAD Kota Samarinda Konsisten dan Kerap Lampaui Target
PAD Kota Samarinda Tahun 2020
Sementara itu, Kota Samarinda menunjukkan pola PAD yang lebih stabil dan cenderung melampaui target.
Pada 2020, dari target PAD Rp516,44 miliar, realisasi tercatat Rp485,19 miliar atau 93,95 persen.
Pajak daerah terealisasi Rp314,00 miliar atau 91,13 persen.
Retribusi daerah mencapai 80,96 persen.
Lain-lain PAD yang sah melampaui target dengan capaian 113,25 persen.
PAD Kota Samarinda Tahun 2021
Tahun 2021, meskipun sistem DJPK mencatat adanya indikasi anomali data, PAD Samarinda tetap melampaui target.
Dari anggaran Rp534,09 miliar, realisasi mencapai Rp573,73 miliar atau 107,42 persen.
Tag



