Andy mengungkapkan, kendaraan rental tersebut didistribusikan untuk menunjang operasional berbagai pejabat dan perangkat daerah di Mahakam Ulu.
Penerima kendaraan meliputi kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, kepala bidang, asisten, camat, hingga unsur pimpinan daerah serta beberapa instansi vertikal.
Pada tahap awal tahun 2023, pemerintah daerah merental sekitar 20 unit kendaraan.
Jumlah itu kemudian bertambah pada tahun berikutnya sehingga total kendaraan yang digunakan melalui sistem rental kini mencapai sekitar 60 unit.
“Distribusinya untuk kebutuhan operasional kepala dinas, badan, kabag, kabid, camat, dan unsur pimpinan. Totalnya sekarang sekitar 60-an unit termasuk yang dirental pada 2024,” katanya.
Kontrak Maksimal Lima Tahun
Dalam penerapannya, sistem rental kendaraan ini menggunakan kontrak payung dengan durasi maksimal lima tahun.
Andy menjelaskan, masa kontrak tersebut disesuaikan dengan kondisi geografis Mahakam Ulu yang memiliki medan cukup berat bagi kendaraan operasional.
Menurutnya, setelah lima tahun digunakan, sebagian besar kendaraan biasanya sudah mengalami penurunan kondisi sehingga perlu diganti.
“Kalau sudah lima tahun, kendaraan biasanya sudah tidak layak lagi, apalagi dengan medan di Mahulu. Jadi setelah kontrak selesai, unit diganti baru oleh penyedia,” jelasnya.
Ia menilai sistem ini lebih praktis dibandingkan jika kendaraan menjadi aset daerah yang harus terus dirawat hingga puluhan tahun.
Biaya Rental Fortuner dan Hilux
Terkait biaya, Andy menyebutkan bahwa nilai rental kendaraan sudah ditetapkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sehingga tidak mengikuti fluktuasi harga pasar.
Tag



