Arus Publik

ARUS DATA

Pendapatan APBN Kaltim Rp8,91 Triliun, Belanja Infrastruktur IKN Sudah Rp3,16 Triliun

ILUSTRASI - Ilustrasi uang rupiah/ Pexels

ARUSBAWAH.COPendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai Rp8,914 triliun hingga 31 Mei 2026.

Nilai tersebut setara 20,31 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp43,879 triliun.

Kinerja tersebut terutama ditopang oleh lonjakan penerimaan pajak dalam negeri yang tumbuh 35,28 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Berdasarkan publikasi APBN Kita Regional Kalimantan Timur Periode Mei 2026, penerimaan pajak dalam negeri tercatat sebesar Rp6,545 triliun.

Pertumbuhan itu dipengaruhi oleh penurunan restitusi pajak sehingga penerimaan bersih meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, penerimaan dari sektor kepabeanan justru mengalami penurunan.

Realisasi penerimaan kepabeanan mencapai Rp1,155 triliun, atau terkontraksi 16,27 persen dibanding Mei 2025.

Penurunan tersebut dipengaruhi melemahnya penerimaan Bea Masuk yang turun 21,92 persen akibat berkurangnya aktivitas impor. Sementara itu, penerimaan Bea Keluar turun 13,43 persen karena dipengaruhi penurunan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) masih mencatatkan pertumbuhan positif.

Hingga akhir Mei 2026, realisasi PNBP mencapai Rp1,214 triliun, atau tumbuh 3,70 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Tag

MORE