ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan kabar yang beredar di media sosial terkait pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol adalah informasi palsu atau hoaks.
Isu tersebut sempat menyebut pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) berdampak pada penurunan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa.
Namun Pemprov memastikan informasi itu tidak benar.
Gratispol Tidak Dipangkas, Justru Diperluas
Juru Bicara Pemprov Kaltim yang juga Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa program Gratispol tetap berjalan seperti biasa.
“Ini jelas hoaks,” tegas Faisal.
Ia menjelaskan bahwa tidak ada perubahan mekanisme maupun pengurangan nilai bantuan UKT.
Bahkan Pemprov terus memperluas cakupan Gratispol agar menyentuh seluruh mahasiswa asal Kaltim.
Tag



