ARUSBAWAH.CO - Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim, Fitriansyah, menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur selalu berlandaskan riset dan bukti ilmiah, bukan sekadar dugaan atau perkiraan.
Langkah ini sejalan dengan arahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Dalam Negeri.
“Kami memastikan setiap kebijakan dibangun dari evidence-based policy, merujuk pada data, bukti, dan landasan ilmiah yang kuat,” ujarnya.
Karena itu, peran peneliti dan analis kebijakan sangat krusial dalam menyiapkan rekomendasi strategis bagi para pengambil keputusan di pemerintah.
Untuk memperkuat ekosistem riset di daerah, BRIDA menggandeng berbagai mitra, terutama perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Kaltim.
“Hampir seluruh kampus di Kaltim sudah bermitra dengan kami,” tuturnya.
Tag



