Sejumlah capaian strategis berhasil dicapai, seperti penurunan angka stunting balita hingga di bawah 20 persen, peningkatan cakupan deteksi dini penyakit melalui program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau lebih dari 52 juta orang, serta penguatan fasilitas rumah sakit rujukan di 514 kabupaten dan kota di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Rahmad Mas’ud juga mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksakan kesehatan tanpa menunggu sakit.
"Kita sudah memiliki cek kesehatan gratis, manfaatkan itu semua. Jangan sampai sakit, apalagi perempuan rawan canser," jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh penduduk kini sudah tercakup dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sementara itu, produksi vaksin, obat, serta alat kesehatan buatan dalam negeri juga terus mengalami peningkatan. Amanat Menteri Kesehatan turut menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi kesehatan melalui aplikasi SatuSehat Mobile dan penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi penyakit seperti kanker, tuberkulosis, dan stroke.
“Transformasi kesehatan tidak akan berhasil tanpa perubahan budaya kerja insan kesehatan yang kompeten dan akuntabel,” ucap Rahmad Mas’ud.
Melalui momentum HKN ke-61 ini, Pemkot Balikpapan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat semakin meningkat, sejalan dengan cita-cita menciptakan generasi yang tangguh dan produktif. (adv)
Tag



