Advertorial

DPRD Samarinda

Pemindahan Lapak Pedagang Pasar Subuh ke Beluluq Lingau, Pemkot Diharap Bisa Hadirkan Insentif Ekonomi

Jumat, 16 Mei 2025 18:27

WAWANCARA - Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan/ HO

ARUSBAWAH.CO -  Pemindahan pedagang Pasar Subuh ke kawasan Pasar Beluluq Lingau di Jalan PM. Noor, Sempaja, dibahas dewan di DPRD Samarinda

Diketahui, Pemerintah Kota Samarinda menata ulang wilayah perkotaan, dengan memindahkan lapak pedagang di Pasar Subuh ke kawasan Pasar Beluluq Lingau

Dari proses pemindahan itu, informasi yang diterima DPRD Samarinda, para pedagang yang terdampak mengeluhkan penurunan pendapatan secara signifikan sejak berpindah. 

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menyatakan bahwa relokasi memang kerap menjadi konsekuensi dari pembangunan kota.

Namun, menurutnya, pemerintah seharusnya menyiapkan skema yang melindungi keberlangsungan ekonomi para pedagang kecil.

“Relokasi tidak hanya soal memindahkan tempat jualan. Ini menyangkut kelangsungan hidup masyarakat yang selama ini bergantung pada lokasi lama,” ujar Viktor dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Paguyuban Pasar Subuh (PPS) di ruang sidang utama DPRD, Jumat (16/5/2025).

Viktor mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi para pedagang yang kini mengalami penurunan omzet secara drastis sejak dipindahkan.

Aktivitas perdagangan di lokasi baru dinilai belum mampu menandingi keramaian Pasar Subuh sebelumnya.

Ia pun mendorong Pemkot agar tidak semata-mata fokus pada penataan infrastruktur, melainkan juga memperhatikan dampak sosial dan ekonomi yang dialami warga terdampak.

Sebagai bentuk dukungan, Viktor mengusulkan agar pemerintah memberikan subsidi atau insentif ekonomi minimal selama satu bulan pertama pasca relokasi.

“Bukan soal jumlah bantuannya, tapi ini penting sebagai simbol kehadiran pemerintah saat warganya sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya tegas.

Viktor juga menekankan pentingnya komunikasi aktif antara pemerintah dan para pedagang, agar proses penyesuaian dapat berjalan dengan baik dan menghindari konflik ke depan.

“Jika relokasi ini demi kemajuan kota, maka jangan sampai pedagang kecil justru tertinggal. Mereka harus diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang bersama kota ini,” pungkasnya. (adv)

Tag

MORE