Didukung Dana CSR Perusahaan
Seluruh pembangunan RLH di Kaltim tidak menggunakan dana APBD, melainkan sepenuhnya dibiayai melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, terutama yang bergerak di sektor pertambangan dan perkebunan.
Menurut Irhamsyah, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keseriusan perusahaan dalam menjalankan komitmen CSR mereka.
Pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator dan koordinator.
“Kalau perusahaan betul-betul berkomitmen, kami siap membangun sebanyak mungkin. Ini bukti nyata bahwa CSR tidak hanya berhenti pada angka, tetapi bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.




