"Ini yang harus diketahui, untuk dikejar bersama. Minimal perbedaan IPM-nya tidak terlalu jauh berbeda," ucap Hamas.
Untuk itu, Hasanuddin Mas'ud meminta agar Pemprov Kaltim bisa memasukkan beberapa program-program untuk peningkatan dan pemertaan IPM di Bumi Etam.
Program-program ini ia minta untuk dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim Tahun 2024-2029.
Sehingga, meski angka perekonomian Kaltim membaik, tetap harus diukur pula untuk angka sumber daya manusianya.
"Fokusnya pada pemerataan IPM, sehingga tak ada ketimpangan antara satu kabupaten dengan kabupaten lainnya," pungkasnya. (adv)
Tag



