Advertorial

Diskominfo Balikpapan

Pasar Klandasan Digarap Cepat, Disdag Minta Pedagang Lunasi Retribusi

Pembangunan Pasar Klandasan

Sabtu, 1 November 2025 15:18

PASAR - Pemerintah Ingatkan Pedagang Lunasi Retribusi Saat Pembangunan Pasar Klandasan Berlanjut/ Foto: Arusbawah

ARUSBAWAH.CO - Deru mesin bor dan dentuman palu kini menjadi bunyi keseharian di kawasan Pasar Klandasan, Balikpapan. 

Proyek pembangunan pasar terus berjalan di tengah debu dan kesibukan para pekerja yang silih berganti. 

Pemerintah melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan mulai mengingatkan seluruh pedagang agar segera melunasi kewajiban retribusi mereka sebelum pasar baru selesai dibangun. 

Peringatan ini bukan hanya sekadar urusan administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab pedagang terhadap fasilitas publik yang sedang disiapkan untuk menunjang aktivitas ekonomi mereka. 

“Harapan kami, semua pedagang bisa melunasi piutang retribusinya. Jangan sampai nanti pasar sudah jadi, tapi yang mau masuk masih punya tunggakan,” ucap Haemusri Umar, Kepala Disdag Balikpapan, Jumat (31/10/2025).

Haemusri menjelaskan bahwa progres pembangunan Pasar Klandasan saat ini telah mencapai sekitar 50 persen. 

Dari laporan terakhir, proyek tersebut menunjukkan deviasi positif lebih dari 20 persen, artinya pekerjaan berjalan lebih cepat dibandingkan target awal yang ditetapkan kontraktor.

Menurutnya, percepatan ini menjadi tanda baik bahwa proses pembangunan dapat selesai sesuai jadwal yang direncanakan. 

“Sekarang sudah masuk tahap pondasi, bata naik, dan persiapan pemasangan atap. Jadi perkembangannya cukup pesat,” terangnya.

Pasar Klandasan selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi dan aktivitas perdagangan warga Balikpapan. 

Bangunan barunya dirancang dengan desain satu lantai, sesuai usulan para pedagang yang menginginkan kemudahan akses serta ruang transaksi yang lebih efisien. 

Pemerintah memilih tetap mempertahankan konsep sederhana agar kegiatan jual beli bisa berlangsung lancar dan nyaman setiap hari. 

“Para pedagang sendiri yang mengusulkan bangunan satu lantai, supaya aksesnya mudah dan aktivitas jual beli tidak ribet,” lanjutnya.

Haemusri menambahkan, Disdag telah menuntaskan verifikasi seluruh data pedagang lama.

Tidak ada penambahan lapak baru dalam proyek ini, dan setiap pedagang akan kembali ke lokasi sebelumnya setelah pembangunan rampung. 

“Datanya sudah fix, tinggal menunggu penyelesaian bangunan. Targetnya selesai tepat waktu,” jelas Haemusri.

Jika tidak ada kendala di lapangan, wajah baru Pasar Klandasan ditargetkan siap digunakan pada awal tahun depan. 

Pemerintah berharap, pasar tersebut menjadi ruang usaha yang lebih tertata, bersih, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Balikpapan. (adv)

Tag

MORE