Advertorial

DPRD Samarinda

Parkir Berlangganan Samarinda Dipertanyakan DPRD, Tarif Tinggi Harus Sejalan dengan Layanan

Kamis, 16 April 2026 14:28

Iswandi diwawancarai wartawan usai diskusi publik “Probebaya Tanpa AH, Bisa?/foto: Arusbawah

ARUSBAWAH.CO - Wacana penerapan parkir berlangganan di Samarinda mulai menuai sorotan dari DPRD.

Selain soal potensi pendapatan daerah, besaran tarif yang beredar di publik juga dinilai perlu dikaji serius agar tidak membebani masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menegaskan, kebijakan tersebut tidak bisa hanya dilihat dari peluang menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, manfaat nyata yang diterima warga harus menjadi perhatian utama.

Tarif Parkir Jadi Sorotan

Sejumlah angka tarif yang beredar saat ini disebut mencapai sekitar Rp400 ribu untuk sepeda motor dan Rp1 juta untuk mobil.

Menurut Iswandi, nominal itu cukup besar bila fasilitas parkir di lapangan tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

“Dengan dana segitu, apa nilai tambah yang didapat masyarakat harus jelas. Jangan hanya diminta membayar, tapi pelayanan tetap sama,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Jangan Hanya Andalkan Hitungan di Atas Kertas

Tag

MORE