5. PKS — Sedikit Melemah (−8,79%)
PKS mengalami penurunan −14 ribu suara, atau sekitar −8,79%, meski masih mempertahankan satu kursi.
6. PKB — Kenaikan Tertinggi di Kaltim (+84,43%)
PKB menjadi jawara kenaikan persentase, naik +84,43% atau lebih dari 65 ribu suara. PKB berhasil masuk ke tiga besar partai yang naik paling drastis.
7. PAN — Stabil dengan Tren Positif (+16,50%)
PAN mencatat kenaikan moderat sebesar +16,50%, bertambah 15 ribu suara dari 2019.
8. Partai Demokrat — Cenderung Stabil (−1,98%)
Demokrat hanya turun tipis −1,98% atau sekitar 2.200 suara, relatif tidak banyak pergeseran.
9. PPP — Penurunan Terdalam (−60,80%)
PPP mengalami penurunan paling tajam: −60,80%, setara hilangnya 59 ribu suara. PPP terjun bebas dan gagal mempertahankan performa 2019.
Lonjakan PKB menjadi semakin menonjol ketika melihat bahwa partai lain justru stagnan atau merosot.
Dalam konteks ini, klaim “PKB paling kerja” mungkin tidak berlebihan.
Dari Data DPR RI: PKB Pertama Kalinya Hadirkan Kader di Senayan
Pada Pemilu 2019, Kaltim mengirim delapan nama ke Senayan, di antaranya kader Golkar, PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, dan NasDem. PKB saat itu tak mendapat kursi.
Tapi pada Pemilu 2024, peta berubah. Daftar anggota DPR RI dari Kaltim periode 2024–2029 mencantumkan satu nama dari PKB, yakni Syafruddin (PKB).
Ini juga membuat pertama kalinya ada kader PKB dari Kaltim yang duduk di kursi parlemen nasional.
Masuknya Udin ke Senayan membuat PKB kini punya representasi di semua level—kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.
Apakah Target 11 Kursi 2029 Realistis?
Melihat tren kenaikan suara yang mencapai +84,43%, penambahan kursi yang stabil, serta keberhasilan menempatkan kader di jabatan kepala daerah, target 11 kursi memang ambisius.
Namun secara matematis dan politis, target ini tidak lagi terdengar mustahil.
Jika PKB mempertahankan ritme kerja lima tahun terakhir, bukan tidak mungkin “Mission Breaking the Impossible” ala Syafruddin benar-benar menjadi kenyataan.
PKB yang dulu identik dengan partai menengah kini menjelma menjadi salah satu “pemain serius” yang wajib diperhitungkan di Kaltim.
Dan Muswil 2025 ini, tampaknya, menjadi penanda fase baru itu. (pra/art/bar)
Tag




