ARUSBAWAH.CO - Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyoroti kebutuhan mendesak akan tambahan unit ambulans di kota ini, sekaligus menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang mendukung operasionalnya.
“Bukan hanya jumlah ambulans yang masih terbatas, tetapi juga persoalan kurangnya sopir yang bisa mengoperasikan kendaraan ini di lapangan,” ujar Novan dalam keterangannya, Kamis (19/6).
Dari hasil pengamatannya, beberapa Puskesmas di Samarinda telah memiliki ambulans, namun belum mencukupi kebutuhan pelayanan kesehatan warga secara menyeluruh.
Ia juga mencatat, permintaan ambulans tidak hanya datang dari fasilitas kesehatan, tetapi juga dari masyarakat, termasuk pengurus yayasan hingga rumah ibadah, yang sering kesulitan saat membutuhkan layanan darurat.
“Ambulans memang ada, tetapi sering kali tidak bisa digunakan karena tidak tersedia sopir. Ini jelas menghambat pelayanan, apalagi dalam situasi darurat,” lanjutnya.
Ia mencontohkan kejadian di sebuah Puskesmas wilayah kota, di mana ambulans yang tersedia tidak dapat difungsikan karena tidak ada pengemudi.
Tag



