Arus Publik

Dugaan Malpraktik di Samarinda

Merasa Tak Mendapat Kepastian, Korban Dugaan Malpraktik di Samarinda Adukan Dokter ke IDI

Kamis, 5 Juni 2025 22:25

MELAPOR - Potret kuasa hukum korban Titus Tibayan Pakalla bersama tim advokatnya usai membuat laporan ke IDI/HO

Yang lebih memprihatinkan, menurut Titus, adalah saat Ria kembali ke RSHD untuk dirawat ulang, justru tidak diterima. 

“Dia datang dalam kondisi setengah sadar pakai ambulans, tapi ditolak. Surat rujukan malah menyatakan pasien stabil dan menolak dirawat. Padahal yang minta pindah itu perawat. Ini manipulasi, bertentangan dengan fakta,” ujarnya.

Sekretaris IDI Samarinda, Rizka Amalia, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa laporan akan ditelaah terlebih dulu sebelum diteruskan ke pengurus. 

“Kalau sudah lengkap, kami ajukan ke pengurus untuk dikoordinasikan lebih lanjut. Sekitar 2-3 hari ke depan, akan kami kabari,” jelas Rizka.

Namun, Rizka juga menyebut ada berkas yang belum lengkap dan perlu dilengkapi oleh pihak pelapor. 

"Berkasnya masih belum lengkap, jadi kami minta pihak pelapor untuk segera melengkapinya dulu,” ujar Rizka.

Meskipun begitu, kuasa hukum berharap IDI dapat menjalankan fungsinya sebagai lembaga etik dan memberikan sanksi tegas kepada anggotanya jika terbukti bersalah.

Titus menggarisbawahi bahwa kasus itu bukan soal kompensasi, tapi tentang martabat dan hak pasien yang dilanggar. 

Tag

MORE