Arus Publik

Manajemen KPC Ditegur Rudy Mas'ud, BBPJN Sebut Hauling Batu Bara Tak Lewati Jalan Nasional

Jumat, 12 September 2025 10:53

LONGSOR - Kondisi Jalan Nasional Sangatta–Sp Perdau yang Longsor

ARUSBAWAH.CO - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur buka suara soal kondisi jalan nasional ruas Sangatta–Sp Perdau yang mengalami longsor parah.

Jalur itu merupakan akses utama yang berada dalam wilayah kerja Satker PJN Wilayah II Kaltim dan juga bersinggungan dengan area pertambangan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, mengatakan ruas itu memang tergolong rawan longsor karena kontur dan jenis tanahnya tidak ideal.

Situasi itu membuat kenyamanan dan keamanan pengguna jalan menurun, apalagi saat musim hujan.

“Tanahnya labil, topografinya kurang mendukung, jadi rawan longsor. Ini jalan nasional yang harus tetap terjaga fungsinya,” ujar Yudi, Kamis (11/9/2025).

Ajak Perusahaan Tambang Ikut Tanggung Jawab

Karena keterbatasan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), BBPJN Kaltim mengajak perusahaan-perusahaan pengguna jalan nasional ikut membantu biaya pemeliharaan dan pembangunan.

Salah satu yang bersedia ikut terlibat adalah PT Kaltim Prima Coal.

BBPJN Kaltim dan KPC sepakat melaksanakan tiga kegiatan besar di ruas Sangatta–Sp Perdau.

Pertama, penanganan longsor di STA 5+650 yang akan dikerjakan langsung oleh BBPJN Kaltim.

Kedua, penanganan longsor di STA 23+050 yang dilakukan bersama KPC.

Ketiga, pengalihan jalur Sangatta–Sp Perdau STA 20+500 sampai 30+700 yang biayanya ditanggung penuh oleh KPC.

“Ini langkah kolaboratif karena kalau hanya mengandalkan APBN jelas tidak cukup,” ucap Yudi.

Longsor STA 23+050: Kronologi dan Rencana Penanganan

Longsor paling parah terjadi di STA 23+050.

Menurut Yudi, bencana ini bermula saat hujan deras mengguyur kawasan itu pada 12 Januari 2025.

Badan jalan langsung mengalami penurunan, dan tim BBPJN Kaltim melalui PPK 2.2 turun ke lapangan untuk survei dan dokumentasi.

Pada 15 Januari, rambu dan kerb pengarah jalan langsung dipasang.

Tag

MORE