ARUSBAWAH.CO - Kabar baik datang untuk ribuan mahasiswa di Kalimantan Timur.
Program bantuan pendidikan GratisPol (Gratis Pendidikan untuk Orang Kaltim) kini resmi diperluas.
Tak lagi hanya untuk mahasiswa baru, tetapi juga mahasiswa semester 3 ke atas yang memenuhi syarat.
Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan pendaftaran gelombang terbaru dibuka pada Desember 2025.
Dengan demikian, mahasiswa diminta menyiapkan seluruh dokumen sejak dini agar proses berjalan lancar.
Pendaftaran Dibuka Desember, Mahasiswa Diminta Urus Mandiri
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyebut kebijakan perluasan ini dilakukan karena tingginya antusiasme dan kebutuhan mahasiswa.
Pendaftaran akan dilakukan melalui tautan resmi Kaltim Gaspol.
“Semester 3 ke atas kita mulai di bulan Desember. Tinggal klik link Kaltim Gaspol,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Ia menjelaskan, Surat Keputusan penerima akan mulai diproses pada minggu ketiga Desember, sehingga penyaluran dana bisa dilakukan di akhir Januari atau awal Februari 2026 — langsung ke rekening perguruan tinggi.
Wajib Teliti: Materai Baru, Data Valid, dan Tanpa Calo
Dasmiah menegaskan agar mahasiswa mengurus pendaftaran sendiri, bukan melalui pihak lain.
Banyak kesalahan administrasi sebelumnya disebabkan kurang teliti dan penggunaan dokumen yang tidak sesuai.
Dua kesalahan paling fatal dan sering ditemui:
- Penggunaan materai yang sama pada beberapa dokumen
- Kesalahan menulis Nomor Induk Kependudukan (NIK)
“Jangan memalsukan data. Materai yang diminta ada lima, jangan materainya itu-itu lagi. Itu ketahuan,” ujarnya menegaskan.
Ia mengingatkan, tidak ada alasan untuk menghemat materai.
Dengan harga sekitar Rp50.000 untuk lima lembar, mahasiswa berpotensi mendapatkan bantuan Rp5 juta hingga Rp15 juta.
Kampus Diminta Tidak Menarik UKT Terlebih Dahulu
Dalam kesempatan yang sama, Dasmiah juga mengimbau perguruan tinggi untuk mendukung program ini secara penuh.
Ia meminta kampus tidak memaksa mahasiswa membayar UKT lebih awal, mengingat bantuan Gratis POL memang ditujukan untuk melunasi biaya tersebut.
“Kasihan mahasiswa kalau harus bayar dulu tanggal 10 sampai 20 Januari, padahal di akhir Januari atau awal Februari sudah ditransfer,” jelasnya.
Secara teknis, Pemprov Kaltim memastikan bahwa pendanaan GratisPol sudah aman dan masuk dalam perencanaan anggaran.
Dengan pembukaan pendaftaran pada Desember, mahasiswa diharapkan aktif mengikuti informasi resmi agar tidak terjadi kembali kesalahan berulang. (adv)




