ARUSBAWAH.CO - Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji merespon adanya aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mahakam Ulu (GERAM ULU) yang menyuarakan aspirasinya di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Rabu (6/8/2025).
Mereka menuntut percepatan pembangunan jalan menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat akibat minimnya akses transportasi darat.
Dalam aksinya, mahasiswa meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan keterisolasian Mahulu yang berdampak pada perekonomian, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat setempat.
Seno Aji Duduk Bersama Mahasiswa di Tangga Kantor Gubernur
Menanggapi aksi tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji langsung menemui para mahasiswa.
Dengan gaya khasnya, ia duduk bersila di tangga depan pintu Kantor Gubernur sambil mendengarkan aspirasi mereka.
“Mereka menyampaikan aspirasi karena belum mengetahui detail program kerja Pemprov Kaltim. Jadi mereka datang untuk mencari tahu,” ujar Seno Aji.
Program Pembangunan Jalan ke Mahakam Ulu
Dalam kesempatan itu, Seno Aji memaparkan program pembangunan jalan yang sudah dianggarkan pemerintah.
Tahun ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan Rp200 miliar untuk pembangunan jalan dari Batas Tering hingga Ujoh Bilang, Mahakam Ulu.
Selain itu, pemerintah pusat melalui APBN menambah Rp300 miliar, dengan tahap awal tahun ini dikucurkan Rp80 miliar.
Rencana pembiayaan pembangunan jalan Mahulu adalah sebagai berikut:
- 2024: Rp200 miliar dari Pemprov + Rp300 miliar dari APBN (Rp80 miliar dicairkan tahun ini)
- 2025: Tambahan Rp280 miliar dari Pemprov Kaltim.
- 2026: Tambahan Rp120 miliar dari Pemprov serta sisa APBN sekitar Rp220 miliar.
“Dengan total anggaran ini, kita targetkan ruas jalan dari Tering sampai Ujoh Bilang bisa diselesaikan,” tegas Seno Aji.
Jalan Mahulu Jadi Prioritas Pembangunan Kaltim
Seno Aji menegaskan, pembangunan akses jalan menuju Mahakam Ulu menjadi salah satu prioritas utama Pemprov Kaltim.
Hal ini diharapkan dapat membuka keterisolasian daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di pedalaman Kaltim. (adv)




