Rapat berlangsung dari pukul 11.30 sampai 13.00 WIB siang ini, difokuskan pada konsolidasi internal dan pemetaan masalah.
“Kita buat kerangka dulu, bikin grup komunikasi, membuka jalur informasi dengan pejabat di sana supaya bisa dapat data. Insya Allah saya jalankan sesuai kemampuan dan semangat,” ujarnya.
Faisal menekankan, sebagai pejabat sementara, tugasnya adalah memperbaiki hal-hal yang memang butuh perhatian pimpinan.
“Yang jelas kita akan benahi dulu. Beberapa hal yang perlu diperbaiki menurut pimpinan. Saya fokus ke situ dulu,” tambahnya.
Tahap awal yang ia lakukan adalah identifikasi masalah, kemudian klarifikasi, sebelum menyusun skala prioritas penyelesaian.
- Seno Aji Sebut Kaltim Masih Tawar-menawar di Meja Pusat Soal TKD Dipotong: “Jangan 75 Persen, 30 Persen Cukuplah”
- Diskusi Tambang di Kaltim, Ini Isu Hangat yang Muncul! Luasan Tunggak Jamrek hingga soal Koperasi - UKM Bisa Dapat IUP Batu Bara
- Data RUP 2025, Pagu Anggaran Pengadaan di RSUD Kanujoso Balikpapan Tembus Rp 389 Miliar! Non Alkes Mendominasi
Normalisasi dan Penentuan Prioritas Program Jadi Fokus Jangka Pendek
Faisal menyebut minggu ini akan menjadi waktu untuk menentukan prioritas program yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Langkah itu menurutnya, penting agar organisasi berjalan tanpa kebingungan dan staf kembali mendapatkan arahan jelas.
Tag



