Arus Publik

CELIOS

Laporan CELIOS: Bisnis Tambang dan Sawit kian Beririsan dengan Militer

CELIOS soroti keterlibatan militer di sektor SDA

Sabtu, 23 Mei 2026 12:55

ILUSTRASI - Potret aktivitas penindakan tambang ilegal di kawasan Cagar Alam Teluk Adang, Paser, Kalimantan Timur. Laporan CELIOS menyoroti irisan bisnis SDA dan peran aparat/Sumber: Kementerian Kehutanan RI

Selain PT Agrinas, holding tambang BUMN PT MIND ID juga dipimpin oleh purnawirawan Marsekal Muda TNI AU Maroef Sjamsoeddin sejak RUPS Maret 2025.

Laporan tersebut juga menyoroti keterlibatan TNI dalam sejumlah operasi di wilayah kaya sumber daya alam seperti Bangka Belitung dan Morowali.

Di Bangka Belitung, TNI disebut melakukan simulasi penertiban tambang ilegal dan peninjauan lokasi galian pasir.

Sementara di Morowali, kehadiran TNI di kawasan industri IMIP memicu polemik karena dianggap berkaitan dengan pengawasan aktivitas ekspor dan impor barang ilegal.

CELIOS menilai pola tersebut memperlihatkan semakin besarnya peran aparat dalam aktivitas ekonomi strategis di daerah penghasil sumber daya alam.

Konflik Tambang dan Sawit Disebut Libatkan Aparat

Laporan tersebut juga menyinggung konflik lahan di Kotabaru, Kalimantan Selatan yang disebut sebagai “perang bintang”.

Konflik itu melibatkan dua perusahaan besar, yakni PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) dan PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) milik pengusaha Haji Isam.

CELIOS menyebut kedua perusahaan sama-sama melibatkan aparat bersenjata dalam pengamanan wilayah usaha mereka.

Tag

MORE