ARUSBAWAH.CO - Tim Sepak Bola Pelajar Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menutup perjalanan mereka di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII 2025 dengan status sebagai juara setelah tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final.
Keberhasilan itu dipastikan seusai Reyhan dan para pemain lainnya mengakhiri laga penentuan dengan kemenangan 2-0 atas lawannya.
Gelar ini menjadi pencapaian yang cukup berharga bagi kontingen Kukar karena mengakhiri rangkaian hasil kurang memuaskan di beberapa edisi Popda sebelumnya.
Pertandingan final yang digelar di Stadion Panglima Sentik, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Kamis (27/11), berlangsung dengan tempo cepat sejak menit pertama.
Skuad Kukar mengambil kendali permainan lebih awal melalui serangan langsung yang diarahkan ke jantung pertahanan lawan.
Upaya tersebut tidak sia-sia, sebab dua gol berhasil lahir pada babak pertama, membuat posisi Kukar berada di atas angin.
Di 45 menit kedua, ritme permainan tetap agresif, namun sejumlah peluang yang tercipta tidak mampu menambah keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, datang langsung ke stadion untuk menyaksikan aksi para pemain muda Kukar sekaligus memberikan dukungan penuh.
Ia menyampaikan rasa bangga atas performa tim yang menurutnya menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan Popda sebelumnya.
"Ini prestasi yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Karena tim pelajar kita bisa meraih medali emas, semoga prestasi ini bisa terus terjaga," jelas Thauhid.
Thauhid turut mengapresiasi kinerja pelatih dan official yang dianggap memiliki peran besar dalam membentuk kekompakan dan kedisiplinan tim selama kompetisi berlangsung.
Ia menegaskan bahwa gelar juara ini bukan akhir dari perjalanan para pemain muda tersebut.
Pembinaan lanjutan akan tetap dilakukan agar bakat-bakat yang muncul tidak hilang begitu saja.
"Ke depan tim ini akan terus kami bina, karena bisa jadi pemain Porprov Kukar akan lahir dari mereka ini. Selain itu kita juga punya Kartanegara FC yang main di Liga 4, sebagian besar nanti bisa diambil pemainnya dari tim Popda ini," pungkas Thauhid.
Dengan kemenangan ini, Kukar tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga membangun fondasi penting bagi regenerasi pemain sepak bola daerah. (adv)




