Arus Publik

Konsolidasi KAHMI di IKN Hasilkan Deklarasi Nusantara, Rekomendasi Disiapkan untuk Presiden

Momentum Konsolidasi dan Refleksi di Usia ke-59 KAHMI

Minggu, 9 November 2025 13:17

WAWANCARA - Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Rangkaian kegiatan Silaturahmi Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali resmi dimulai di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Acara ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-59 KAHMI, menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus refleksi terhadap arah pembangunan nasional yang kini berfokus di Kalimantan.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari 8 hingga 10 November 2025, dengan Aulia Rahman Basri—yang juga menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara—sebagai ketua panitia pelaksana.

Forum ini diharapkan memperkuat jaringan serta mempertegas peran strategis KAHMI di tingkat nasional, terutama dalam konteks pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Hari Pertama: Pembukaan dan Rapat Konsolidasi KAHMI

Tarian Persembahan hingga Keynote Speech Menteri BP2MI

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan tari persembahan dari Kabupaten Kutai Kartanegara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kalimantan Timur, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, serta keynote speech dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sekaligus Kepala BP2MI, Drs. Mukhtarudin.

Pada malam harinya, dilaksanakan Rapat Regional KAHMI yang diikuti perwakilan seluruh wilayah.

Forum tersebut membahas agenda konsolidasi internal, evaluasi perjalanan organisasi, serta refleksi atas isu-isu regional dan kebangsaan.

“Kami melakukan refleksi terhadap persoalan daerah, persoalan regional, dan persoalan kebangsaan. Hasilnya akan kami tuangkan dalam rekomendasi resmi yang akan dibacakan besok malam,” ujar Rifqinizamy Karsayuda.

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan peran KAHMI di bidang pendidikan.

KAHMI sudah berusia 59 tahun. Karena itu, posisi kami tidak boleh hanya di wilayah ide dan konsep, tetapi juga implementatif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan umat,” tambahnya.

Hari Kedua: Jalan Sehat dan Aksi Penanaman Pohon

Suasana hari kedua, Minggu (9/11/2025), berlangsung lebih hangat dan partisipatif.

Sejak pagi, peserta mengikuti jalan sehat KAHMI yang dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di kawasan hijau IKN.

Kegiatan ini menjadi simbol nyata komitmen KAHMI terhadap keberlanjutan lingkungan di wilayah ibu kota baru.

Ratusan bibit pohon ditanam oleh peserta yang terdiri dari pengurus wilayah, alumni lintas generasi, serta sejumlah pejabat daerah.

Mereka membawa cangkul dan ember air kecil, menanam sambil berfoto bersama sebagai tanda kebersamaan.

TANAM POHON - Aksi penanaman pohon di kawasan hijau IKN/ HO to Arusbawah.co

 

Dialog Kebangsaan dan Penyerahan Lahan KAHMI Centre

Kegiatan berlanjut dengan Dialog Kebangsaan bersama Otorita IKN yang dipimpin Basuki Hadimuljono.

Dalam kesempatan ini, turut dilakukan penyerahan dokumen lahan untuk pembangunan KAHMI Centre di kawasan Ibu Kota Nusantara.

Malam Puncak HUT ke-59 KAHMI

Puncak acara berlangsung meriah pada malam hari dengan Orasi Kebangsaan oleh Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin serta penyerahan KAHMI Award.

Dalam momen tersebut, Dr. Muhammad Rifqinizamy Karsayuda membacakan Piagam IKN, yang berisi tekad KAHMI untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai simbol kemajuan bangsa.

Rangkaian kegiatan Silaturahmi Regional KAHMI ditutup dengan penyusunan Deklarasi Nusantara, yang memuat hasil konsolidasi dan rekomendasi resmi Majelis Nasional KAHMI.

Dokumen tersebut akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Sekretaris Negara sebagai bentuk kontribusi pemikiran dan komitmen KAHMI terhadap masa depan bangsa.

Seluruh kegiatan berlangsung di kawasan inti Ibu Kota Nusantara, dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta alumni HMI lintas generasi. (pra)

 

Tag

MORE