Advertorial

Komisi III DPRD Apresiasi Penanganan Banjir Samarinda: Durasi Genangan Kini Hanya Hitungan Jam

Kamis, 29 Mei 2025 8:14

POTRET - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Jahidin (Foto: Dok. DPRD Kaltim)

ARUSBAWAH.CO - Upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam mengatasi persoalan banjir menuai pujian dari DPRD Kalimantan Timur.

Anggota Komisi III, Jahidin, menilai bahwa adanya penurunan durasi dan cakupan banjir menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil.

“Kalau dulu banjir bisa berjam-jam bahkan sampai berhari-hari, sekarang hanya satu sampai dua jam. Ini menunjukkan progres yang sangat signifikan,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu usai Rapat Paripurna DPRD Kaltim.

Jahidin juga menyoroti bahwa penanganan banjir tak lagi sebatas pembangunan saluran baru, tapi juga melibatkan pembenahan infrastruktur jalan secara menyeluruh.

Salah satu contohnya terlihat di kawasan Jalan Juanda, di mana pelebaran drainase tengah dikerjakan.

“Di sana, drainase yang sebelumnya sempit sekarang sedang diperluas. Bukan sekadar pengaspalan ulang, tapi alur pengaliran air juga ditata ulang supaya air tak lagi menggenang saat hujan deras,” jelasnya.

Menurut Jahidin, langkah-langkah ini tak hanya memperkecil risiko banjir, tapi juga memberi dampak positif pada kenyamanan dan keamanan lalu lintas.

Ia menekankan bahwa pelebaran jalan dan normalisasi drainase adalah solusi dua arah, yakni untuk banjir sekaligus kemacetan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Kritik dan saran dari warga disebutnya sebagai salah satu kunci percepatan berbagai proyek infrastruktur, terutama setelah Pemilu usai.

“Setelah masa pemilihan, kita justru melihat banyak program dipercepat pelaksanaannya karena dorongan langsung dari publik. Ini membuktikan bahwa keterlibatan warga itu sangat penting,” tambahnya.

Jahidin pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus aktif memberi dukungan dan melakukan pengawasan terhadap pembangunan di Samarinda, terutama proyek yang berkaitan dengan penanggulangan banjir dan perbaikan fasilitas umum.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci agar hasil pembangunan bisa dinikmati secara nyata dan berkelanjutan,” tutupnya. (adv)

Tag

MORE