ARUSBAWAH.CO - Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun pertama lima gubernur di Pulau Kalimantan menunjukkan hasil yang beragam.
Data dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan mencatat, tidak semua kepala daerah mampu memenuhi target yang telah ditetapkan dalam APBD 2025.
Pertama, ada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud.
Di tahun pertamanya menjabat, realisasi PAD Provinsi Kalimantan Timur masih berada di bawah target.
Dari pagu sebesar Rp10 triliun, realisasi PAD Kaltim hanya mencapai Rp8,6 triliun atau sekitar 86 persen.
Capaian ini menempatkan Kaltim sebagai salah satu daerah yang belum mampu memenuhi target pendapatan di tahun awal kepemimpinan.
Hanya Dua Provinsi Lampaui Target
Dari lima provinsi di Kalimantan, hanya dua yang berhasil melampaui target PAD, yakni Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Barat (Kalbar).
Di Kalimantan Selatan, Gubernur Muhidin mencatat kinerja impresif.
Dari target Rp4,5 triliun, realisasi PAD mencapai Rp5,2 triliun atau 115 persen.
Tag



