ARUSBAWAH.CO - Ketua Tim Produksi Kopi Gercep Samarinda, Jay ceritakan konsep jualan Kopi Gercep menggunakan metode keliling agar para pecinta kopi dapat menikmati secara langsung tanpa harus ke kafe.
Selain sebagai Barista, dirinya juga dipercaya sebagai penanggung jawab untuk keseluruhan produksi serta kontroling penjualan Kopi Gercep di Samarinda.
“Kami memulai produksi ini masih terhitung baru pada tahun 2024, dan kami berjualan menggunakan 3 becak dan 1 unit mobil untuk memasarkan produk kami,” ujarnya.
Diceritakannya awal mula memiliki ide dari mana dan mengapa menggunakan konsep kopi keliling, baginya ini adalah sebuah peluang bagus untuk mereka terapkan dan aplikasikan pada usaha mereka.
Ide itu, awalnya muncul ketika mereka sedang berlibur di Jakarta.
“Awal mulanya kami sedang berlibur ke Jakarta, saat itu kami melihat penjual kopi yang praktis dibawa menggunakan becak dan kami terinspirasi untuk membuka sama seperti itu karena di Samarinda belum ada yang seperti ini,” ungkapnya.
Bersama dengan rekan timnya Jay kemudian mulai membuka usahanya itu.
Mereka memasarkan Kopi Gercep ini di 4 titik lokasi jualan dengan waktu tanpa libur, alias setiap hari.
Tag



