Advertorial

Diskominfo Kaltim

Kaltim Dorong Diskusi dan Buku Empat Dekade Perkebunan untuk Evaluasi Kontribusi Sawit

Rabu, 20 Agustus 2025 14:13

DISKUSI - Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan (FKPB) Kaltim akan gelar peluncuran empat buku yang dirangkai dengan diskusi publik/ Foto: Pemprov Kaltim

ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kaltim menyiapkan rangkaian kegiatan Forum Komunikasi Perkebunan Berkelanjutan (FKPB) yang akan dipadukan dengan peluncuran buku Empat Dekade Perkebunan di Bumi Etam Kaltim serta diskusi publik tingkat provinsi.

Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud (Harum) menyoroti besarnya potensi perkebunan di Kaltim, tetapi kontribusi nyata untuk daerah masih kurang.

"Kaltim cuma dapat jalan rusak, ada daerah tertinggal. Fasilitas kesehatan, listrik tidak masuk desa, sekolah pun minim di area aktivitas perusahaan perkebunan sawit," ujar Gubernur Harum.

Situasi ini menurut Harum menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, pusat, dan FKPB Kaltim agar ada solusi nyata. 

Diskusi dan peluncuran buku nantinya dirancang untuk menghadirkan pengusaha kelapa sawit dari regional Sumatera dan Kalimantan.

Harum menambahkan, keterlibatan kementerian pengelola keuangan penting agar masyarakat memahami porsi kontribusi Kaltim terhadap penerimaan pusat dari sektor perkebunan.

"Saya setuju kalau Dinas Perkebunan mau buat kegiatan. Jangan tanggung-tanggung. Kalau bisa secara nasional. Bahkan, panggil juga Menteri Keuangan hadir ke Kaltim," jelasnya.

"Semua itu, kita lakukan, agar mereka tahu bagaimana kondisi Kaltim. Kenapa kontribusi dari perkebunan sawit untuk Kaltim tidak ada," lanjutnya.

Kehadiran Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana, serta Plt Kadisbun Kaltim Andi Siddik memperkuat agenda ini.

Selain itu, pengurus FKPB Kaltim yang hadir termasuk Ketua Harian H Yus Alwi, Dr Odit sebagai akademisi, dan Ketua Pokja FKPB Bidang Produktivitas Surono.

Program ini diharapkan membuka peluang evaluasi sektor perkebunan sawit di Kaltim, mendorong perusahaan agar lebih bertanggung jawab, dan memastikan pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat mendapat perhatian maksimal. (adv)

Tag

MORE