Arus Publik

ARUS DATA

Kalimantan Ngebut Panen! Dua Provinsi Bikin Target Beras Mentan Amran makin Easy?

Produksi Padi Kalsel dan Kaltim Naik

Jumat, 10 Oktober 2025 16:21

POTRET ILUSTRASI AI - Potret ilustrasi Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman/ Ilustrasi oleh tim AI Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Pemerintah Indonesia menargetkan capai swasembada beras lebih cepat dari rencana awal.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa target swasembada kini dipangkas dari empat tahun menjadi hanya tiga bulan ke depan.

Menurut Amran, perubahan target ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong percepatan produksi pangan nasional.

“Insyaallah, dua sampai tiga bulan ke depan Indonesia tidak impor lagi beras, asal tidak ada cuaca ekstrem,” kata Amran dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, 9 Oktober 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga November 2025, produksi beras nasional mencapai 34 juta ton, meningkat dari 30 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Produksi Padi Kalimantan 2025: Kalsel Tertinggi, Kaltim Sukses Lampaui Target

Lima provinsi di Pulau Kalimantan turut mencatatkan kinerja positif dalam produksi padi tahun 2025.

Berdasarkan data BPS, Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi penyumbang terbesar, sementara Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil melampaui target produksi tahun lalu.

Hingga November 2025, total produksi padi di lima provinsi Kalimantan mencapai jutaan ton, dengan Kalsel memimpin 1,14 juta ton.

 

PRODUKSI PADI KALIMANTAN - Data produksi padi Kalimantan 2024 dan 2025/ Sumber BPS RI

 

Kalsel Dominasi Produksi Padi 2025

Produksi padi Kalsel sepanjang Januari–November 2025 mencapai 1.143.936 ton, naik 11% dibanding 2024 (1.029.567 ton).

Puncak produksi terjadi pada Agustus (197.491 ton) dan September (221.793 ton).

Kenaikan ini didorong oleh perluasan lahan sawah irigasi dan program intensifikasi pertanian daerah.

Kaltim Lampaui Target Produksi Tahun Sebelumnya

Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan 269.221 ton produksi hingga November 2025, naik dari 249.642 ton di 2024.

Artinya, pertumbuhan mencapai 7,8%, dan angka ini belum termasuk proyeksi produksi Desember 2025.

Soal produksi padi, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji sampaikan bahwa Kaltim punya target besar untuk swasembada 350 ribu ton.

Dengan melihat kondisi angka capaian sekarang, ia optimis itu bisa dicapai.

Yang dikejar saat ini adalah pengoptimalan lahan.

“Optimalisasi lahan terus diupayakan. Semoga tiga bulan ke depan bisa meluas sampai 40 ribu hektare,” katanya awal Oktober 2025 lalu. 

Kalbar, Kalteng, dan Kaltara Stabil Meski Berbeda Tren

  • Kalimantan Barat (Kalbar): 745.949 ton (sedikit turun dari 764.784 ton pada 2024).
  • Kalimantan Tengah (Kalteng): 331.024 ton (turun dari 366.146 ton).
  • Kalimantan Utara (Kaltara): 35.662 ton (naik dari 30.079 ton).

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mencatat produksi padi sebesar 745.949 ton hingga November 2025.

Meskipun sedikit menurun dibanding tahun 2024 (764.784 ton), Kalbar tetap menjadi kontributor besar produksi pangan nasional di wilayah barat Kalimantan.

Sementara itu, Kalimantan Tengah (Kalteng) memproduksi 331.024 ton, turun dari 366.146 ton pada 2024.

Penurunan ini sebagian disebabkan oleh perubahan pola tanam akibat cuaca ekstrem dan keterlambatan musim tanam di beberapa wilayah.

Di sisi lain, Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan peningkatan kecil dari 30.079 ton pada 2024 menjadi 35.662 ton di 2025.

Meskipun skalanya masih kecil, tren positif ini menjadi sinyal pertumbuhan sektor pangan di provinsi termuda di Kalimantan tersebut.

PRODUKSI PADI KALIMANTAN 2024 - Data produksi padi Kalimantan 2024/ Sumber BPS
PRODUKSI PADI KALIMANTAN 2025 - Data produksi padi Kalimantan 2025/ Sumber: BPS RI

 

 

Rincian Data Per Provinsi 

Produksi Padi Kalimantan Timur (Kaltim) 2025

  • Januari: 868,03 ton
  • Februari: 14.992,79 ton
  • Maret: 67.395,43 ton
  • April: 41.772,72 ton
  • Mei: 9.224,04 ton
  • Juni: 3.504,53 ton
  • Juli: 6.375,50 ton
  • Agustus: 29.618,88 ton
  • September: 66.253,87 ton
  • Oktober: 25.337,26 ton
  • November: 3.878,12 ton
    ➡️ Total hingga November 2025: 269.221,17 ton
    📊 Naik dari 2024 yang tercatat 249.642 ton.

Produksi Padi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2025

  • Januari: 1.948,01 ton
  • Februari: 14.896,22 ton
  • Maret: 47.338,40 ton
  • April: 110.371,16 ton
  • Mei: 132.255,51 ton
  • Juni: 65.468,49 ton
  • Juli: 88.292,98 ton
  • Agustus: 197.491,64 ton
  • September: 221.793,23 ton
  • Oktober: 174.523,69 ton
  • November: 89.557,02 ton
    ➡️ Total produksi 2025: 1.143.936,35 ton
    📊 Naik dari 2024 yang sebesar 1.029.567 ton.

Produksi Padi Kalimantan Tengah (Kalteng) 2025

  • Januari: 2.750,81 ton
  • Februari: 29.056,09 ton
  • Maret: 58.788,41 ton
  • April: 27.754,75 ton
  • Mei: 28.988,41 ton
  • Juni: 8.886,56 ton
  • Juli: 27.730,77 ton
  • Agustus: 72.384,59 ton
  • September: 43.586,39 ton
  • Oktober: 24.217,26 ton
  • November: 6.880,25 ton

➡️ Total produksi 2025: 331.024,29 ton
📉 Turun dari 2024 yang mencapai 366.146 ton.

Produksi Padi Kalimantan Barat (Kalbar) 2025

  • Januari: 73.972,99 ton
  • Februari: 127.772,42 ton
  • Maret: 150.071,42 ton
  • April: 79.395,37 ton
  • Mei: 27.449,44 ton
  • Juni: 28.913,34 ton
  • Juli: 40.140,87 ton
  • Agustus: 56.775,70 ton
  • September: 93.690,38 ton
  • Oktober: 47.839,45 ton
  • November: 19.927,89 ton
    ➡️ Total produksi 2025: 745.949,27 ton
    📉 Sedikit turun dari 2024 yang sebesar 764.784 ton.

Produksi Padi Kalimantan Utara (Kaltara) 2025

  • Januari: 5.645,80 ton
  • Februari: 7.094,56 ton
  • Maret: 3.870,90 ton
  • April: 4.825,34 ton
  • Mei: 2.128,80 ton
  • Juni: 1.932,71 ton
  • Juli: 2.137,35 ton
  • Agustus: 663,65 ton
  • September: 4.595,26 ton
  • Oktober: 2.260,46 ton
  • November: 507,47 ton
    ➡️ Total produksi 2025: 35.662 ton
    📊 Naik dari 2024 yang hanya 30.079 ton.

Data Diolah oleh Tim Riset Arusbawah.co

(pra/ard)

Tag

MORE