Nama Imranul Karim memang bukan baru di dunia MTQ internasional.
Ia sebelumnya telah dikenal sebagai qori yang sukses menembus berbagai ajang bergengsi dunia.
Pada 2025, ia sukses menjadi juara di dua ajang internasional sekaligus, yakni di Indonesia dan Bangladesh, yang membuatnya menjadi salah satu qori Indonesia paling konsisten di level dunia.
Perjalanan Panjang dari Desa hingga Dunia Internasional
Imranul Karim lahir di Desa Waurata, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, NTB, dan tumbuh dalam kondisi sederhana setelah kehilangan ibunya sejak bayi.
Perjalanan hidupnya berubah ketika ia mulai mengenal tilawah Al-Qur’an dan terus menekuninya hingga akhirnya meraih juara pertama MTQ sejak tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Kini, ia menetap di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, dan terus aktif mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang MTQ dunia. (sobizz/pra)
- Ribuan Penjaga Rumah Ibadah se-Kaltim Dapat Bantuan, Pemprov Siapkan Rp28,8 Miliar hingga Desember
- Dari Lomba Azan ke MTQ Nasional, Perjalanan Rifqi Menjadi Qori Muda Kaltim
- Jauh dari Kairo ke Samarinda, Imam Al-Azhar Datang Sukarela Demi Syiar Al-Qur’an
- Prestasi Tilawah Kaltim Dilirik Mesir, Imam Al-Azhar Datang Berbagi Ilmu di Samarinda
Tag




